Ary Meizari Alfian Fokus Benahi Iklim Usaha, Inventarisasi Persoalan Perizinan hingga Perkuat Sinergi dengan Stakeholder
BANDAR LAMPUNG – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung periode 2026–2031 mulai memantapkan langkah organisasi dengan menyiapkan kepengurusan definitif sekaligus menyusun agenda besar untuk memperkuat dunia usaha di Provinsi Lampung.
Ketua DPP APINDO Lampung, Ary Meizari Alfian, menegaskan APINDO akan hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, hubungan industrial yang harmonis, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam arahannya kepada jajaran calon pengurus, Ary menyampaikan APINDO tidak hanya akan memperjuangkan kepentingan anggota organisasi, tetapi juga seluruh pelaku usaha di Lampung.
“APINDO merupakan organisasi yang mewadahi dunia usaha sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong terciptanya iklim investasi, hubungan industrial yang harmonis, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ke depan kami berkomitmen menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperjuangkan kepentingan seluruh pengusaha, baik yang tergabung di APINDO maupun yang belum bergabung,” ujar Ary, Senin (27/7/2026).
Ia menambahkan, APINDO Lampung akan membangun komunikasi dan koordinasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun lembaga strategis lainnya, guna menciptakan ekosistem usaha yang semakin kondusif.
Menurut Ary, salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah menginventarisasi berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha, mulai dari perizinan hingga kendala operasional di berbagai sektor usaha yang berkaitan dengan prioritas pembangunan daerah.
“Ke depan kita akan mulai menginventarisasi seluruh permasalahan, baik perizinan maupun kendala operasional dari seluruh sektor usaha agar tercipta proses berusaha yang jauh lebih kondusif. Kita juga akan membangun komunikasi, koordinasi, bahkan kerja sama dengan Polda, Kejati, Kanwil Pajak, maupun dinas-dinas terkait,” katanya.
Ary optimistis potensi ekonomi Lampung yang besar akan mampu memberikan manfaat lebih luas apabila didukung kolaborasi yang erat antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Potensi Lampung yang luar biasa ini harus benar-benar bisa memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat. Saya yakin dengan kebersamaan bersama pemerintah daerah, cita-cita itu bisa kita wujudkan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan akan bertemu dengan Gubernur Lampung untuk melaporkan sekaligus berkonsultasi mengenai kepengurusan DPP APINDO Lampung sebelum susunan lengkap pengurus dikirim ke Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APINDO untuk memperoleh pengesahan melalui Surat Keputusan (SK).
“Saya akan bertemu dengan Bapak Gubernur untuk melaporkan dan berkonsultasi terkait kepengurusan DPP APINDO Lampung. Setelah itu, susunan kepengurusan akan kami kirim ke DPN APINDO di Jakarta untuk proses pengesahan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ary memastikan APINDO Lampung akan menjadi wadah perjuangan bagi para pelaku usaha dalam menyampaikan berbagai persoalan, baik di tingkat daerah maupun pusat.
“Segala permasalahan teman-teman pelaku usaha akan kita perjuangkan dengan mengatasnamakan organisasi APINDO, baik di tingkat daerah maupun pusat. Insyaallah organisasi ini benar-benar bisa memberikan manfaat bagi kita semua,” tegas Ary.
Dengan semangat kolaborasi dan kepengurusan baru yang segera terbentuk, APINDO Lampung diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, meningkatkan daya saing dunia usaha, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Provinsi Lampung. (*).












