Bandar Lampung – Anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Wiwik Anggraini, menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila melalui keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter bangsa. Hal itu disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Jagabaya II, Kecamatan Way Halim, Sabtu (6/6).
Kegiatan yang diikuti puluhan warga dari berbagai kalangan tersebut menghadirkan narasumber Nurhasanah dan Widya Rizki Eka Putri. Sosialisasi berlangsung interaktif dengan pembahasan mengenai pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Wiwik Anggraini menekankan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan dalam menanamkan nilai persatuan, gotong royong, dan toleransi kepada generasi muda.
“Dari rumah lah nilai Pancasila, semangat persatuan, dan sikap toleransi dibentuk,” ujarnya.
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung itu menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol negara atau sekadar hafalan, melainkan harus diwujudkan dalam perilaku nyata di tengah masyarakat.
“Pancasila harus hadir dalam tindakan nyata, bukan cuma diucapkan. Ini fondasi utama kita sebagai bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Nurhasanah mengajak masyarakat untuk menjadi agen penyebar nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, penguatan ideologi Pancasila menjadi kunci menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.
“Saya berharap ibu maupun bapak yang hadir hari ini bisa menularkan nilai-nilai Pancasila kepada keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Widya Rizki Eka Putri mengingatkan pentingnya memahami dan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurutnya, penerapan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari akan memperkuat ketahanan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, maupun budaya.
“Jika nilai-nilai Empat Pilar diamalkan dalam tindakan nyata, bangsa Indonesia akan mampu menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Kegiatan PIP-WK tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD Kota Bandar Lampung dalam memperkuat wawasan kebangsaan masyarakat sekaligus menanamkan kembali semangat persatuan dan gotong royong sebagai jati diri bangsa Indonesia. (*).












