Kapolda Siapkan Zonasi Rawan dan Patroli Terpadu, Pengamanan Aset Perkebunan Diperketat di Tiga Provinsi
Bandarlampung – Komitmen memperkuat pengamanan aset perkebunan negara kian diperteguh. PTPN IV Regional VII bersama Polda Lampung sepakat meningkatkan sinergi melalui pemetaan wilayah rawan, patroli terpadu, dan penguatan koordinasi guna menekan aksi pencurian serta gangguan keamanan di kawasan perkebunan yang tersebar di Lampung, Sumatera Selatan, dan Bengkulu.
Kesepakatan tersebut mengemuka dalam audiensi antara Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV Arya Shandiyudha, Region Head PTPN IV Regional VII Denny Ramadhan, serta Operation Head Budi Susilo dengan Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf di Mapolda Lampung, Jumat (5/6).
Pertemuan membahas berbagai isu strategis terkait perlindungan aset perusahaan, mitigasi risiko operasional, hingga langkah konkret mencegah tindak pidana pencurian dan penjarahan hasil perkebunan yang selama ini masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah kerja perusahaan.
Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menegaskan pihaknya terus membangun komunikasi intensif dengan manajemen PTPN IV guna memastikan operasional perusahaan berjalan aman dan tanpa hambatan. Salah satu langkah yang akan diperkuat adalah patroli bersama antara kepolisian dan tim keamanan internal perusahaan.
Selain itu, Polda Lampung bersama PTPN IV tengah melakukan zonasi wilayah berdasarkan tingkat kerawanan. Pemetaan tersebut menjadi dasar penempatan personel dan strategi pengamanan yang lebih efektif serta tepat sasaran.
Region Head PTPN IV Regional VII Denny Ramadhan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen Polda Lampung dalam menjaga keamanan aset perusahaan. Menurutnya, keamanan menjadi faktor vital bagi keberlangsungan operasional dan produktivitas perusahaan.
“Dengan sinergi yang semakin kuat bersama kepolisian, kami optimistis berbagai gangguan keamanan, termasuk pencurian produksi, dapat ditekan secara signifikan,” ujarnya.
PTPN IV Regional VII juga menyatakan kesiapan mendukung seluruh langkah pengamanan yang dilakukan kepolisian, termasuk pemetaan wilayah rawan dan patroli terpadu, demi menciptakan rasa aman bagi karyawan maupun masyarakat di sekitar area perkebunan.
Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV Arya Shandiyudha menilai kolaborasi dengan aparat keamanan merupakan bagian penting dari strategi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan usaha. Menurutnya, perlindungan aset perkebunan tidak hanya berdampak pada produktivitas perusahaan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesejahteraan pekerja serta kontribusi perusahaan bagi perekonomian daerah dan nasional.
Audiensi tersebut menegaskan komitmen bersama antara PTPN IV Regional VII dan Polda Lampung untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas pengamanan, serta membangun sistem mitigasi risiko yang lebih terukur. Langkah itu diharapkan mampu menciptakan lingkungan operasional yang aman dan mendukung pencapaian target kinerja perusahaan secara berkelanjutan di tiga provinsi wilayah kerja Regional VII. (*).












