PTPN IV PALMCO KUCURKAN CSR Rp2,4 MILIAR

Gandeng 2.500 Petani, Dorong Ekonomi dan Kesejahteraan Warga Rokan Hulu

Rokan Hulu – Holding Perkebunan Nusantara melalui subholding PTPN IV PalmCo terus memperkuat peran sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Melalui kemitraan bersama ribuan petani sawit dan penyaluran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menggelontorkan dana Rp2,4 miliar guna mendorong kesejahteraan masyarakat.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa operasional perusahaan tidak semata mengejar target bisnis, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kehadiran PTPN IV PalmCo tidak hanya berfokus pada pemenuhan target bisnis, tetapi kami mengemban amanah sebagai agen penggerak pembangunan daerah,” ujarnya.

Hingga awal 2026, tercatat lebih dari 2.500 petani kelapa sawit di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, telah menjadi mitra perusahaan. Luas areal kemitraan bahkan melampaui ketentuan pemerintah dengan total lebih dari 5.000 hektare yang dikelola bersama tujuh lembaga pekebun.

Kemitraan ini juga mendorong praktik perkebunan berkelanjutan. Dua koperasi mitra, Makarti Jaya dan Dayo Mukti, berhasil meraih sertifikasi global Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), yang berdampak langsung pada peningkatan harga jual dan pendapatan petani.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Inti Rakyat (Aspekpir), Setiyono, menyebut pola single management yang diterapkan perusahaan terbukti mampu meningkatkan produktivitas kebun plasma hingga setara dengan kebun inti.

“Petani tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian aktif dari sistem pengelolaan yang profesional,” jelasnya.

Tak hanya sektor ekonomi, kontribusi sosial juga terus diperkuat. Dalam satu dekade terakhir, total dana CSR yang disalurkan mencapai Rp2,4 miliar dengan fokus pada pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan infrastruktur sosial. Sepanjang 2025, sebanyak 66 program bantuan telah direalisasikan di berbagai wilayah.

Bantuan tersebut mencakup pengadaan komputer dan layanan internet gratis untuk sekolah, program budidaya ternak dan perikanan, hingga penyediaan fasilitas angkutan sampah desa guna meningkatkan kualitas lingkungan.

Region Head PTPN IV Region III, Bambang Budi Santoso, menegaskan seluruh program dirancang melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat agar tepat sasaran.

“Infrastruktur yang memadai dan sumber daya manusia yang terdidik adalah tulang punggung kesejahteraan. Kami ingin kehadiran perusahaan menjadi katalisator bagi daerah yang lebih maju dan mandiri,” pungkasnya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *