Gubernur Video Call Peserta Magang di Taiwan, Sentuh Nilai Spiritual Mahasiswa Nusadaya Academy

Bandar Lampung — Momen haru mewarnai program magang internasional ke Taiwan yang digagas Nusadaya Academy. Dalam sesi video call dengan mahasiswa yang telah berada di Taiwan, Gubernur Lampung justru mengawali percakapan dengan pertanyaan sederhana namun penuh makna: “Bagaimana ibadah kamu di sana, khususnya shalat?”

Pertanyaan tersebut sontak menjadi sorotan, mencerminkan kepedulian pemerintah tidak hanya pada kesiapan kerja, tetapi juga pada nilai spiritual generasi muda yang menimba pengalaman di luar negeri.

Interaksi ini terjadi dalam rangkaian kegiatan pelepasan mahasiswa magang Nusadaya Academy pada Selasa, 21 April 2026. Kehadiran Gubernur sekaligus komunikasi langsung dengan peserta di Taiwan menjadi bukti konkret dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia Lampung yang berdaya saing global.

Mahasiswa yang dihubungi menjawab dengan penuh optimisme. Mereka memastikan tetap menjalankan ibadah di tengah kesibukan kerja dan perbedaan budaya. Lingkungan kerja di Taiwan, menurut mereka, memberikan ruang dan toleransi untuk tetap menunaikan kewajiban sebagai umat Muslim.

Program magang internasional ini memang tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga pembentukan karakter. Nusadaya Academy merancang program secara terintegrasi—mulai dari pembekalan bahasa, pemahaman budaya kerja global, hingga penempatan di sektor perhotelan dan hospitality.

Founder sekaligus Ketua Pembina Yayasan Nusadaya Academy, Radep Riyantoro, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda yang mandiri, disiplin, serta mampu menjaga nilai-nilai keimanan di tengah persaingan global.

“Keberhasilan bukan hanya soal karier, tetapi juga bagaimana kita tetap memegang nilai dan identitas di mana pun berada,” ujarnya.

Program ini pun menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi Nusadaya Academy, tetapi juga bagi Pemerintah Provinsi Lampung dan masyarakat luas. Kehadiran mahasiswa di kancah internasional dengan membawa etika, profesionalisme, dan nilai religius dinilai sebagai representasi positif Indonesia di mata dunia.

Ke depan, Nusadaya Academy berkomitmen terus menghadirkan program unggulan yang tidak hanya mencetak tenaga kerja profesional, tetapi juga insan berintegritas dan berakhlak mulia—siap bersaing sekaligus tetap berpegang pada nilai spiritual. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *