Anjangsana ke Wagub, KPPI Lampung Komit Dorong Perempuan Berpolitik

Bandarlampung – DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Lampung terus menunjukkan komitmennya mendorong keterwakilan perempuan untuk terjun ke dunia politik menjelang pemilu 2024 mendatang.

Salah satu upaya untuk mewujudkannya, mereka terus membangun sinergitas serta membangun kolaborasi dengan tokoh-tokoh perempuan, baik yang duduk di legislatif maupun eksekutif.

Hari ini, Senin (25/7), dibawah kepemimpinan Ir. Hj. Nenden Tresnanursari, M.Si, rombongan DPD KPPI Lampung melakukan Anjangsana (silaturahmi) ke Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim alias Nunik. Giat Anjangsana itu juga diselingi dengan dialog bersama.

Dalam giat itu, Nenden yang juga politisi PKS itu didampingi oleh Aderly Imelia Sari, ST, MT (sekretaris), Helida Heliyanti, SE (wakil ketua I), Heni Nurmaini S.Pd, M.Pd dan Susanti SM, MM (divisi Politik dan Kerjasama Antar Lembaga). Turut hadir pula Hanita (sekretaris dinas PPPA Lampung) dan Sekretaris Kesbangpol Provinsi Lampung, membersamai dalam dialog di ruang kantor Wakil Gubernur itu.

Salah satu perwakilan dari keluarga besar DPD KPPI Lampung menyampaikan apresiasi dan rasa syukur, karena dapat bertatap muka langsung dan diterima dengan penuh semangat dan kehangatan oleh tokoh perempuan: Chusnunia Chalim Wakil Gubernur Lampung, yang luar biasa dan selalu ada di hati masyarakat.

Sementara itu, Nenden menyampaikan bahwa salah satu program prioritas yang dilakukan oleh DPD KPPI Lampung adalah silaturahmi dan temu tokoh perempuan sebagai upaya memperjuangkan amanat dari kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, yaitu tercapainya target peningkatan keterwakilan perempuan di legislatif dan di eksekutif pada pemilu 2024 yg akan datang.

“Audiensi ini salah satu point pentingnya adalah apa dan bagaimana agar KPPI bisa sukses dalam mengawal tercapainya keterwakilan perempuan dan apa action motivasi ibu wagub terhadap perempuan-perempuan politik Lampung yang akan berjuang di pemilu 2024,” ungkapnya.

“Menarik dan dengan penuh semangat, bahkan sangat menginspirasi. Ibu Nunik ungkapkan bahwa Politik adalah “Jalan Mulia untuk perjuangan Kemanusiaan” menjadi wasilah untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Disampaikannya juga, perempuan harus mendapat restu dan support dari suami dan keluarga ketika akan benar-benar serius terjun ke dunia politik. Selain itu, perempuan juga harus mampu menjalin komunikasi politik yang baik dengan pimpinan partai politiknya masing-masing.

“Namun, hal ini tetap kembali kepada pentingnya pimpinan partai dan kebijakan partainya, apakah benar-benar memberi kesempatan dan kepercayaan kepada kader perempuannya untuk bisa duduk di legislatif. Bukan hanya sekedar pemenuhan persyaratan Undang-undang yang mewajibkan 30% caleg perempuan di setiap dapil,” ungkapnya.

Dicontohkannya, kebijakan menempatkan caleg perempuan di nomor urut 1 pada dapil basis partainya. “Sebagaimana yang telah beliau lakukan sebagai ketua PKB Lampung di pemilu tahun 2019. Dan akhirnya terbukti banyak caleg perempuan PKB yang terpilih jadi aleg,” pungkas ibu wagub dalam mengakhiri percakapan beliau.

“Semangat dan selamat berjuang para perempuan politik Lampung,” pungkas Nenden. (D1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *