Aklamasi, Rycko Menoza Pimpin Golkar Bandarlampung

BANDAR LAMPUNG — Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Bandar Lampung menetapkan H. Rycko Menoza, SZP., MBA sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2026–2031 secara aklamasi, Senin (21/9/2026).

Penetapan tersebut dilakukan setelah Steering Committee (SC) Musda XI membacakan laporan hasil penjaringan bakal calon ketua. Dalam laporan itu disebutkan, Rycko Menoza menjadi satu-satunya bakal calon yang mendaftarkan diri hingga batas waktu yang ditentukan.

Setelah melalui pemeriksaan dan verifikasi, berkas pendaftaran Rycko dinyatakan sah serta memenuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan dalam mekanisme Musda.

Dukungan terhadap Rycko juga menguat setelah seluruh unsur peserta Musda menyampaikan dukungan, mulai dari unsur kecamatan, organisasi sayap, organisasi pendiri, hingga organisasi yang didirikan Partai Golkar periode 2020–2025.

Dengan hanya terdapat satu calon yang memenuhi persyaratan, pimpinan Musda kemudian menetapkan Rycko Menoza sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2026–2031 secara aklamasi.

Sebelum penetapan ketua, Musda terlebih dahulu menetapkan pertanggungjawaban kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2020–2025 sekaligus menyatakan kepengurusan tersebut demisioner.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Rycko Menoza menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh peserta Musda. Ia menegaskan, amanah tersebut akan dijalankan dengan mengedepankan konsolidasi dan kebersamaan seluruh kader Partai Golkar di Kota Bandar Lampung.

“Ini bukan kemenangan Rycko Menoza, tetapi kemenangan seluruh kader dan keluarga besar Partai Golkar Kota Bandar Lampung. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, dengan membangun kebersamaan dan soliditas seluruh kader,” kata Rycko.

Menurut Rycko, kepengurusan lima tahun ke depan akan diarahkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah serta meningkatkan peran Partai Golkar di tengah masyarakat.

“Kita akan melakukan konsolidasi secara menyeluruh. Semua kader harus bersatu, bekerja bersama, dan membesarkan Partai Golkar. Yang paling penting adalah bagaimana Partai Golkar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bandar Lampung,” ujarnya.

Musda XI selanjutnya membentuk tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2026–2031. Dalam forum tersebut, tugas tim formatur juga dinyatakan telah selesai.

Sementara itu, waktu pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2026–2031 belum ditentukan. Jadwal pelantikan akan ditetapkan kemudian sesuai mekanisme organisasi oleh ketua terpilih.

Dengan berakhirnya Musda XI, kepemimpinan DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung untuk periode lima tahun ke depan resmi berada di tangan Rycko Menoza. Ia dihadapkan pada agenda konsolidasi organisasi dan penguatan soliditas kader untuk menjalankan roda organisasi Partai Golkar di ibu kota Provinsi Lampung tersebut. (*).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *