BANDAR LAMPUNG — Dukungan masyarakat menjadi energi penting bagi kebangkitan sepak bola Lampung. Semangat itulah yang ditunjukkan Sikambara dengan hadir langsung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, untuk memberikan dukungan kepada Bhayangkara Presisi Lampung FC saat menghadapi PSIM Yogyakarta, Selasa (20/10/2026) malam.
Pertandingan pekan keenam Super League 2026/2027 tersebut berakhir dengan kemenangan tipis Bhayangkara FC dengan skor 1-0. Gol tunggal Moussa Sidibe pada menit ke-59 memastikan tiga poin bagi The Guardian sekaligus membawa tim menembus empat besar klasemen sementara.
Ketua Sikambara, Junaedi, mengapresiasi rekan-rekan Sikambara yang telah hadir dan ikut memeriahkan pertandingan. Ia berharap partisipasi tersebut menjadi awal dari semakin kuatnya dukungan masyarakat terhadap klub kebanggaan Lampung.
“Terima kasih kepada Sikambara yang telah hadir meramaikan. Harapan ke depannya, Sikambara semakin ramai yang menonton dan membeli tiket,” ujar Junaedi.
Junaedi dikenal memiliki kiprah di berbagai organisasi dan dunia usaha. Selain memimpin Sikambara, ia juga menjabat sebagai Ketua Pajero Indonesia One Chapter Krakatau, Presiden Minang Indah Grup, serta Bendahara Umum DPP APINDO Lampung.
Menurutnya, kehadiran suporter di stadion bukan sekadar menyaksikan pertandingan, tetapi juga menjadi wujud nyata kecintaan masyarakat terhadap sepak bola daerah. Semakin banyak masyarakat yang datang langsung ke stadion dan membeli tiket, semakin besar pula dukungan moral yang dapat diberikan kepada tim.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, pertandingan tersebut disaksikan sekitar 4.041 penonton. Jumlah itu dinilai cukup menggembirakan, dengan perkiraan sekitar 60 persen kursi stadion terisi.
Meski demikian, Junaedi menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi Bhayangkara Presisi Lampung FC, terutama dari sisi permainan dan kekompakan antarpemain.
Ia menyoroti kesulitan tim dalam memaksimalkan keunggulan jumlah pemain setelah PSIM Yogyakarta kehilangan Ze Valente akibat kartu merah pada menit ke-26.
“Dari sisi permainan kurang padu. Hanya lawan 10 pemain, susah payah buat gol. Semoga tim pelatih bisa membaca hal ini agar ke depannya permainan lebih bagus dan solid lagi,” katanya.
Catatan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih. Keunggulan jumlah pemain seharusnya dapat dimanfaatkan untuk membangun serangan yang lebih efektif, menjaga penguasaan bola, serta menciptakan peluang yang lebih banyak.
Walaupun berhasil mengamankan kemenangan, Bhayangkara FC tetap dituntut meningkatkan koordinasi dan ketajaman lini serang agar mampu menghadapi pertandingan berikutnya dengan performa lebih meyakinkan.
## SENIN MALAM, SIKAMBARA KEMBALI DIAJAK MERAMAIKAN STADION
Tak berhenti pada pertandingan melawan PSIM Yogyakarta, Junaedi mengajak seluruh anggota Sikambara dan masyarakat Lampung kembali hadir memberikan dukungan pada pertandingan berikutnya, yakni Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan PSM Makassar, Senin (26/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Ajakan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya menonton sepak bola secara langsung sekaligus memperkuat kebersamaan antarsuporter.
Junaedi berharap antusiasme masyarakat tidak hanya terlihat ketika tim meraih kemenangan, tetapi juga tetap terjaga dalam setiap pertandingan. Dukungan yang konsisten dinilai penting untuk membangun kepercayaan diri pemain dan menciptakan atmosfer stadion yang lebih bergairah.
“Yuk, ramaikan pertandingan Senin, 26 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB. Sikambara dukung Bhayangkara Presisi Lampung FC, dukung sepak bola Lampung,” demikian ajakan Junaedi.
Bagi Sikambara, dukungan terhadap Bhayangkara Presisi Lampung FC merupakan bagian dari semangat bersama untuk memajukan sepak bola daerah. Stadion yang ramai, suporter yang tertib, serta dukungan melalui pembelian tiket diharapkan menjadi kekuatan tambahan bagi klub dalam mengarungi kompetisi.
Kini, tantangannya bukan hanya mempertahankan tren positif di lapangan, melainkan juga mengajak semakin banyak masyarakat Lampung menjadikan stadion sebagai ruang kebersamaan dan kebanggaan daerah.
**Sikambara telah menunjukkan dukungannya. Senin malam mendatang, giliran masyarakat Lampung meramaikan Stadion Sumpah Pemuda dan memberikan energi tambahan bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC.**












