PWNU Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Sapi Bantuan Presiden Prabowo Berbobot 1 Ton
BANDARLAMPUNG – Semangat berbagi dan gotong royong mewarnai pelaksanaan kurban Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung. Sebanyak 10 ekor sapi dan 2 ekor kambing disembelih di Kantor PWNU Lampung, Telukbetung Utara, Sabtu (30/5/2026), menghasilkan 1.328 paket daging kurban yang didistribusikan kepada warga dan keluarga besar NU.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.278 paket merupakan daging sapi dan 50 paket daging kambing. Distribusi dilakukan kepada badan otonom dan lembaga di lingkungan PWNU Lampung serta masyarakat sekitar.
Menariknya, salah satu sapi yang disembelih merupakan bantuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan bobot mencapai satu ton. Hewan kurban tersebut menjadi yang terbesar dalam pelaksanaan kurban bersama PWNU Lampung tahun ini.
Selain bantuan Presiden, dua ekor sapi merupakan kurban PWNU Lampung. Tujuh sapi lainnya berasal dari sejumlah tokoh dan pejabat di Lampung, yakni Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof Wan Jamaluddin, Wakil Rektor II Prof Safari Daud, Anggota DPR RI Muhammad Kadafi, Rektor IAI An Nur Lampung Prof Andi Warisno, serta Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Sementara dua ekor kambing berasal dari Asrofi dari NU Care-LAZISNU PBNU dan Sekretaris PWNU Lampung H. Hidir Ibrahim.
Ketua PWNU Lampung, H. Puji Raharjo, menegaskan bahwa kurban tidak boleh dimaknai hanya sebagai penyembelihan hewan, melainkan sebagai simbol ketundukan dan kepasrahan kepada Allah SWT.
“Di tengah kehidupan modern, kita jangan sampai kehilangan esensi kurban. Kurban bukan hanya ritual ibadah biasa, tetapi refleksi mendalam tentang kepasrahan dan ketaatan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Menurut Puji, kurban bersama yang dilaksanakan PWNU Lampung juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan kebersamaan keluarga besar Nahdlatul Ulama.
“Kurban bersama ini menjadi momentum mengukuhkan komitmen kebersamaan, mengeratkan hati, dan memperkuat persaudaraan. Tema yang diusung juga adalah kurban untuk mendamaikan,” katanya.
Ketua LAZISNU PWNU Lampung, H. Ahmad Jalaluddin, mengatakan pelaksanaan kurban bersama merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi karakter NU.
“Kurban bukan hanya ibadah individual, tetapi juga ibadah sosial yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas. Kami bersyukur kepercayaan masyarakat dan para tokoh kepada PWNU Lampung terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Ia menilai distribusi 1.328 paket daging kurban menjadi bukti komitmen NU dalam menghadirkan kemaslahatan serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PWNU Lampung, Enny Puji Lestari, memastikan seluruh proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban dilakukan secara terencana dengan melibatkan relawan dan panitia dari berbagai unsur NU.
“Kami berupaya memastikan proses distribusi berjalan tepat sasaran sehingga manfaat kurban benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga di sekitar Kantor PWNU Lampung,” katanya.
Pelaksanaan kurban bersama ini melibatkan jajaran pengurus PWNU Lampung, badan otonom, lembaga NU, serta masyarakat sekitar yang bergotong royong menyukseskan perayaan Idul Adha tahun ini. Selain menjadi sarana ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi simbol kuatnya kepedulian sosial dan semangat kebersamaan yang terus dijaga Nahdlatul Ulama di Lampung. (*).












