TNI–Pemda Bangun Jembatan Gantung di Way Bungur, Akhiri Derita Warga Seberangi Sungai

LAMPUNG TIMUR – Sinergi TNI dan pemerintah daerah kembali diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, yang resmi dimulai dengan peletakan batu pertama, Rabu (1/4/2026).

Groundbreaking proyek ini dihadiri Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, bersama jajaran Kodam XXI/Raden Inten dan Korem 043/Garuda Hitam, serta Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Pembangunan jembatan ini menjadi solusi nyata bagi warga Desa Kali Pasir dan Desa Tanjung Tirto yang selama ini harus mempertaruhkan keselamatan menyeberangi sungai menggunakan rakit atau getek. Kondisi memprihatinkan tersebut sempat viral dan bahkan menarik perhatian Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, yang meninjau langsung lokasi beberapa waktu lalu.

Jembatan Gantung Garuda di Way Bungur dirancang sepanjang 120 meter dan menjadi bagian dari Program Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang mencakup 20 titik pembangunan di wilayah Kodam XXI/Raden Inten.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor ini. Menurutnya, pembangunan jembatan akan mempercepat aksesibilitas warga di wilayah pelosok.

Sementara itu, Pangdam XXI/Raden Inten melalui Kasdam Brigjen TNI Andrian Susanto menegaskan, pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi simbol gotong royong antara TNI dan pemerintah daerah dalam membuka konektivitas yang sempat terputus.

“Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Selain menjadi solusi transportasi, kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Ke depan, pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional juga menyiapkan pembangunan jembatan permanen, sementara Pemkab Lampung Timur fokus pada penyelesaian pembebasan lahan.

Dengan hadirnya jembatan ini, warga Way Bungur tak lagi bergantung pada arus sungai, membuka harapan baru bagi mobilitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *