Kunjungi Lampung Timur, Anggota Komisi IV DPR RI Nilai Luasan Genangan Belum Sesuai Rencana, Minta Evaluasi Demi Ketahanan Pangan
LAMPUNG TIMUR – Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan Lampung II Fraksi PDI Perjuangan, I Ketut Suwendra, melakukan kunjungan kerja ke Bendungan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (6/8). Dalam kunjungan tersebut, ia menyoroti belum optimalnya fungsi bendungan karena luas genangan air yang dinilai jauh di bawah perencanaan awal.
Didampingi I Ketut Suko Ardana dari Dinas Pengairan Kabupaten Lampung Timur, Ketut menerima penjelasan bahwa operasional bendungan hingga kini belum berjalan karena belum dilakukan serah terima resmi kepada UPTD yang akan mengelolanya.
Dalam diskusi di lokasi, terungkap luas genangan Bendungan Marga Tiga saat ini diperkirakan hanya sekitar 2.000 hektare, atau separuh dari target awal seluas 4.000 hektare. Kondisi tersebut disebut berkaitan dengan elevasi genangan yang berada pada level 22 meter, lebih rendah dibandingkan rencana awal di elevasi 24 meter.
“Akibatnya, genangan air pada elevasi 22 meter tidak mencukupi, hanya sekitar 40 persen dari rencana awal. Air kini sudah mengering, padahal bendungan ini diharapkan mampu menyuplai kebutuhan irigasi pada musim tanam kedua. Bahkan lahan pada elevasi 24 meter kini kembali beralih fungsi karena tidak lagi tergenang,” kata I Ketut Suwendra.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu segera menjadi perhatian pemerintah karena Bendungan Marga Tiga memiliki fungsi strategis sebagai pemasok air ke Bendung Jabung saat musim tanam kedua sekaligus sebagai pengendali banjir di wilayah hilir.
Ketut menegaskan akan membawa persoalan tersebut ke kementerian dan instansi terkait agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bendungan.
“Kami akan meneruskan masukan dan keluhan yang kami terima kepada pihak terkait. Pembangunan Bendungan Marga Tiga harus benar-benar sesuai ketentuan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, khususnya para petani,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan bendungan merupakan salah satu infrastruktur vital dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Keberhasilan pembangunan pangan sangat bergantung pada ketersediaan air yang berkelanjutan. Lampung sebagai salah satu lumbung pangan nasional memiliki tanggung jawab besar menjaga sumber daya air. Karena itu, pengelolaan bendungan harus dilakukan secara optimal, terlebih menghadapi ancaman musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino,” tegas alumnus SMAN Kota Gajah, Lampung Tengah tersebut.Berita ini masih berupa pernyataan hasil kunjungan dan penilaian Anggota Komisi IV DPR RI. Agar memenuhi prinsip keberimbangan jurnalistik, sebaiknya dilengkapi tanggapan dari pihak pengelola proyek atau instansi yang bertanggung jawab atas pembangunan dan operasional Bendungan Marga Tiga. (*).












