Empat Tangki Didistribusikan ke Tiga Desa, Warga Sambut Antusias
LAMPUNG SELATAN — Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Merespons kondisi tersebut, Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Jati Agung turun langsung membantu masyarakat dengan mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan.
Aksi sosial tersebut dipimpin Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Jati Agung, Antonius Gunarso, dengan menyalurkan empat tangki air bersih berkapasitas total 28.000 liter kepada warga di tiga lokasi, yakni Desa Jatimulyo, Desa Karang Anyar dan Desa Marga Kaya, Kecamatan Jati Agung, Jumat (28/8/2026).
Antonius mengatakan, bantuan air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian PDI Perjuangan terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar akibat kemarau.
“Hari ini, kami mendistribusikan air bersih dengan total empat unit mobil tangki. Air bersih ini merupakan bantuan dari Anggota DPR Dapil Lampung I Mukhlis Basri dan Anggota DPRD Lampung sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Selatan, Lesty Putri Utami,” ujar Antonius, didampingi Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Selatan Sujiyatmoko dan Wiwik.
Menurut Antonius, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus mendapat perhatian, terutama bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses selama musim kemarau.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian utama. Karenanya PDI Perjuangan berupaya untuk hadir membantu warga, terutama di wilayah yang terisolasi dari akses air bersih selama musim kemarau.”
Ia berharap aksi tersebut tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Antonius mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan secara finansial untuk turut ambil bagian membantu warga yang mengalami krisis air bersih.
“Kami berharap aksi ini dapat menggugah dan menggerakkan kepedulian masyarakat luas, khususnya mereka yang berkecukupan secara finansial, untuk turut membantu warga yang mengalami krisis air,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Mukhlis Basri dan Lesty Putri Utami yang telah memfasilitasi bantuan air bersih bagi masyarakat Jati Agung.
“Terima kasih Bang MB dan Mbak Lesty atas perhatian dan kepeduliannya. Semoga bantuan air bersih ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari,” ujar Antonius yang juga Ketua Pepadi Lampung Selatan.
Warga Berbondong-Bondong Ambil Air
Kedatangan armada mobil tangki disambut antusias warga. Mereka berbondong-bondong membawa berbagai wadah penampungan untuk mendapatkan air bersih yang kemudian disimpan sebagai cadangan kebutuhan sehari-hari.
Bagi warga, bantuan tersebut menjadi angin segar di tengah keterbatasan air akibat kemarau. Air yang didistribusikan dapat langsung dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama beberapa hari ke depan.
Antusiasme warga sekaligus menunjukkan bahwa persoalan air bersih menjadi kebutuhan mendesak di sejumlah wilayah Jati Agung. Kehadiran bantuan tersebut pun dirasakan langsung masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan gotong royong menghadapi dampak musim kemarau. (*).












