Salurkan Bantuan Alat Tulis untuk Siswa SDN 3 Way Kandis
Bandarlampung – Srikandi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui program Srikandi Care menggelar kegiatan edukasi keselamatan kelistrikan sekaligus menyalurkan bantuan paket alat tulis kepada siswa SD Negeri 3 Perumnas Way Kandis, Bandar Lampung, Senin (16/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian PLN terhadap pendidikan serta upaya menanamkan kesadaran akan bahaya listrik sejak usia dini. Dalam kesempatan itu, Srikandi PLN UID Lampung menyalurkan 30 paket alat tulis kepada para siswa untuk mendukung kebutuhan belajar mereka.
Srikandi PLN sendiri merupakan komunitas pegawai perempuan di lingkungan PT PLN (Persero) yang berperan aktif dalam meningkatkan produktivitas, inovasi, dan kontribusi sosial perusahaan. Menariknya, para Srikandi PLN menuju lokasi kegiatan menggunakan layanan OJESA (Ojek Sahabat Wanita) sebagai bentuk dukungan terhadap transportasi ramah perempuan sekaligus mempererat kolaborasi sosial di masyarakat.
Ketua Srikandi PLN UID Lampung, Tarti Mudiani, mengatakan program Srikandi Care tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga memberikan edukasi yang bermanfaat bagi generasi muda.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya keselamatan dalam menggunakan listrik. Harapannya, pengetahuan ini dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tarti.
Selain penyerahan bantuan alat tulis, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi peduli bahaya listrik yang disampaikan secara interaktif oleh para Srikandi PLN kepada para siswa. Materi yang disampaikan antara lain mengenai potensi bahaya listrik, cara menggunakan peralatan listrik dengan aman, serta imbauan agar anak-anak tidak bermain di dekat instalasi listrik.
Kepala SD Negeri 3 Perumnas Way Kandis, Soviyanti, M.Pd, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Srikandi PLN UID Lampung tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan edukasi yang diberikan. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya membantu kebutuhan belajar siswa, tetapi juga memberikan pengetahuan penting tentang keselamatan listrik sejak dini,” kata Soviyanti.
Salah satu siswa penerima bantuan, Fabian Sanu Fahreza, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan mendapatkan pengetahuan baru tentang bahaya listrik yang sebelumnya belum diketahui.
“Saya senang mendapat alat tulis baru dan belajar tentang bahaya listrik. Sekarang saya jadi tahu kalau tidak boleh bermain layangan di dekat kabel listrik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Srikandi PLN UID Lampung berharap budaya peduli keselamatan kelistrikan dapat tertanam sejak dini serta memberikan manfaat positif bagi lingkungan sekolah dan masyarakat. (*).












