Produksi Karet Tembus 126,5 Persen RKAP, Jadi Role Model Kebun Berprestasi PTPN I
PALEMBANG – Kinerja gemilang ditorehkan Kebun Tebenan milik PTPN I Regional 7. Hingga Mei 2026, kebun penghasil karet tersebut berhasil mencatat produksi sebesar 749.615 kilogram, melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang ditetapkan sebesar 592.646 kilogram atau mencapai 126,5 persen.
Capaian impresif tersebut mendapat perhatian dan apresiasi langsung dari jajaran Dewan Komisaris PTPN I saat melakukan kunjungan kerja ke Kebun Tebenan, Jumat (5/6/2026).
Regional Head PTPN I Regional 7, Iyan Heryanto, mengungkapkan bahwa keberhasilan Kebun Tebenan tidak hanya melampaui target perusahaan, tetapi juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Hingga Mei 2026, produksi karet Kebun Tebenan mencapai 749.615 kilogram atau 126,5 persen dari RKAP. Angka ini tumbuh 148,5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun 2025 yang tercatat 504.865 kilogram,” jelas Iyan.
Menurutnya, lonjakan produksi tersebut menjadi bukti keberhasilan strategi pengelolaan kebun yang efektif, disiplin operasional, serta kerja keras seluruh insan perusahaan di lapangan.
Ketua Dewan Komisaris PTPN I, Sutan Adil Hendra, menilai capaian tersebut sebagai bukti nyata besarnya potensi yang dimiliki Kebun Tebenan. Ia meminta seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri dan menjadikan prestasi itu sebagai standar baru dalam meningkatkan produktivitas.
“Angka 126,5 persen ini bukan kebetulan. Ini hasil kerja keras, disiplin, dan kebersamaan kita semua. Saya minta jangan cepat puas. Jadikan pencapaian ini sebagai standar baru. Pertahankan kualitas, jaga tanaman, dan terus tingkatkan produktivitas,” tegas Sutan di hadapan karyawan.
Ia menambahkan, Kebun Tebenan harus mampu menjadi contoh keberhasilan transformasi BUMN perkebunan yang produktif dan memberikan manfaat bagi perusahaan, karyawan, maupun masyarakat sekitar.
“Kebun Tebenan harus menjadi contoh bahwa BUMN perkebunan bisa tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi karyawan, perusahaan, dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sutan juga mengingatkan pentingnya menjaga aset negara dan lingkungan kerja sebagai bagian dari amanah yang harus dijalankan secara profesional.
“Kita mengelola lahan negara. Amanah ini harus dijaga dengan inovasi, integritas, dan konsistensi. Saya percaya dengan semangat yang sama, target akhir tahun 2026 bisa kita lampaui lagi,” katanya.
Selain meninjau operasional kebun, Dewan Komisaris juga melakukan inspeksi ke lokasi pembangunan jalan tol yang memanfaatkan sebagian lahan milik PTPN I Regional 7. Peninjauan dilakukan untuk memastikan sinergi antara pembangunan infrastruktur nasional dan pengelolaan aset perusahaan berjalan harmonis tanpa mengganggu aktivitas produksi.
Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri Direktur Operasional PTPN I Fauzi Omar, Komisaris Independen Anita Aryani, Komite Audit Krisdjanto, Komite Risiko Taufik Hidayat, Plt Regional Head PTPN I Regional 7 Iyan Heryanto, serta jajaran manajemen Regional 7.
Keberhasilan Kebun Tebenan menembus produksi 126,5 persen dari target RKAP menjadi sinyal positif bagi kinerja PTPN I sepanjang 2026. Manajemen optimistis tren produktivitas tersebut dapat terus dipertahankan hingga akhir tahun sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap sektor perkebunan nasional. (*).












