BANDAR LAMPUNG – Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Winarti, menegaskan pesan abadi Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, bahwa “Revolusi Belum Selesai” masih sangat relevan di tengah berbagai tantangan bangsa saat ini. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, mulai dari legislatif, eksekutif, tenaga pendidik hingga tokoh agama, diminta terus berjuang sesuai bidang masing-masing demi kemajuan Indonesia.
Penegasan tersebut disampaikan Winarti usai memimpin doa bersama dalam rangka Haul Bung Karno ke-56 di Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026). Kegiatan itu menjadi momentum refleksi untuk melanjutkan cita-cita Sang Proklamator sekaligus memperkuat komitmen kader partai dalam mendampingi masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial dan ekonomi.
“Bulan Bung Karno bukan hanya tentang mengenang beliau sebagai bapak bangsa, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita mewarisi semangat perjuangan dan nilai-nilai Pancasila yang beliau tinggalkan untuk Indonesia,” tegas Winarti.
Mantan Bupati Tulang Bawang periode 2017–2022 itu mengatakan bulan Juni memiliki makna historis yang sangat penting bagi perjalanan bangsa. Menurutnya, semangat perjuangan Bung Karno harus terus dihidupkan melalui kerja nyata yang berpihak kepada rakyat.
Ia menilai nilai-nilai Pancasila tetap menjadi fondasi utama pemersatu bangsa di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang. Karena itu, generasi muda diharapkan tetap menjaga semangat gotong royong serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah maupun nasional.
“Pancasila tetap relevan sebagai pemersatu bangsa. Generasi muda harus menjaga semangat kebersamaan dan terus mengambil peran dalam pembangunan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Winarti juga menyoroti berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari fluktuasi kebutuhan pokok hingga akses pendidikan yang berkualitas.
“Kami tidak hanya mendoakan Bung Karno dan para pahlawan. Kami juga memikirkan masyarakat yang sedang mengalami berbagai kesulitan. Kami berharap pendidikan berkualitas semakin mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat,” katanya.
Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Winarti menyatakan dukungannya terhadap program yang digagas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Namun, ia menilai pelaksanaannya harus terus dievaluasi agar semakin efektif dan tepat sasaran.
“Kami mendukung program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak. Tetapi masukan dari guru, mahasiswa, wali murid dan berbagai lapisan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaannya semakin baik,” ujarnya.
Winarti juga mengingatkan seluruh kader PDI Perjuangan di Lampung untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan warga, serta memperjuangkan aspirasi mereka sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
“Sesuai arahan Ibu Megawati, setiap kader wajib mendampingi masyarakat, mendengar keluhan mereka, sekaligus memperjuangkan aspirasi rakyat,” tegasnya.
Selain doa bersama, DPD PDI Perjuangan Lampung juga membagikan bantuan sembako kepada pengurus PAC se-Kota Bandar Lampung dan memberikan tali asih kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial partai kepada masyarakat. (*).












