PTPN IV REGIONAL VII PERKUAT TATA KELOLA

Implementasi ICOFR Digenjot, Pengendalian Internal dan Transparansi Keuangan Diperkuat

BANDARLAMPUNG – Komitmen memperkuat tata kelola perusahaan dan sistem pengendalian internal terus ditunjukkan PTPN IV Regional VII. Melalui sosialisasi Proses Bisnis dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR), perusahaan perkebunan negara itu menegaskan langkah transformasi menuju tata kelola yang lebih akuntabel, transparan, dan berdaya saing.

Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026 di Ruang Harmonis Kantor Regional VII tersebut diikuti perwakilan karyawan dari berbagai unit kerja, baik secara langsung maupun daring. Sosialisasi menjadi tahapan penting setelah penyusunan proses bisnis dan SOP ICOFR selesai dilakukan bersama konsultan.

Operation Head PTPN IV Regional VII, Budi Susilo, mengatakan implementasi ICOFR bukan semata terkait penyusunan laporan keuangan, melainkan bagian integral dalam memperkuat sistem pengendalian perusahaan secara menyeluruh.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan seluruh proses bisnis di Regional VII memiliki standar yang sama dan dilaksanakan sesuai SOP yang telah ditetapkan. ICOFR merupakan instrumen penting untuk memperkuat tata kelola, pengendalian internal, serta mitigasi risiko di seluruh lini perusahaan,” ujar Budi.

Menurutnya, keberhasilan implementasi ICOFR sangat ditentukan oleh pemahaman dan komitmen seluruh karyawan dalam menjalankan setiap proses bisnis sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pengendalian internal bukan hanya tanggung jawab satu bagian tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh insan perusahaan. Dengan pengendalian yang baik, proses bisnis akan berjalan lebih efektif, risiko dapat diminimalkan, dan kualitas pelaporan keuangan semakin terpercaya,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Budi juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital melalui platform Integrated Management System (IMS) yang kini menjadi pusat akses seluruh SOP dan Instruksi Kerja perusahaan.

“Seluruh SOP dan Instruksi Kerja dapat diakses dengan mudah melalui IMS. Kami berharap seluruh karyawan memanfaatkannya secara optimal sehingga tidak ada lagi kendala dalam memahami pedoman kerja yang berlaku,” katanya.

Melalui sosialisasi tersebut, peserta memperoleh pemahaman lebih komprehensif mengenai pemetaan proses bisnis dalam kerangka ICOFR, termasuk peran masing-masing unit kerja dalam menjalankan kontrol dan pengendalian yang telah dirancang. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan implementasi pengendalian internal berjalan konsisten dan efektif di seluruh lini perusahaan.

Selain mendukung kualitas pelaporan keuangan yang andal dan transparan, penerapan ICOFR juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan serta memperkuat daya saing perusahaan di tengah transformasi industri perkebunan nasional.

Dengan sinergi seluruh unit kerja dan dukungan digitalisasi melalui IMS, PTPN IV Regional VII optimistis mampu mewujudkan tata kelola perusahaan yang semakin profesional dan unggul, sekaligus mendukung transformasi PalmCo menuju perusahaan perkebunan kelas dunia yang modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada kinerja. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *