Bandar Lampung – Bursa pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung semakin panas. Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VI, lima bakal calon resmi mengembalikan berkas persyaratan pencalonan, menandai dimulainya persaingan terbuka untuk memperebutkan kursi nahkoda partai berlambang mercy di Bumi Ruwa Jurai.
Pada hari terakhir pengembalian berkas, Sabtu (20/6/2026), empat bakal calon yakni Budiman AS, Bambang Iman Santoso, Almuheri Ali Paksi, dan Indri Sulistiyowati menyerahkan dokumen pencalonan kepada panitia Musda di Kantor DPD Partai Demokrat Lampung. Sebelumnya, Edy Irawan Arief telah lebih dahulu mengembalikan berkas.
Dengan demikian, seluruh kandidat yang mendaftarkan diri dipastikan lolos tahapan awal penjaringan dan siap mengikuti proses berikutnya menuju Musda VI.
Anggota Steering Committee (SC) Musda VI Demokrat Lampung, Toni Mahasan, mengatakan seluruh bakal calon telah memenuhi kewajiban administrasi sesuai jadwal yang ditetapkan panitia.
“Sampai ditutupnya penjaringan dan pengembalian berkas, dari lima bakal calon yang mendaftar, semuanya telah mengembalikan berkas persyaratan pencalonan,” ujar Toni.
Persaingan diperkirakan berlangsung ketat mengingat seluruh kandidat memiliki basis dukungan dan pengalaman politik yang berbeda. Salah satu figur yang menyita perhatian adalah Budiman AS yang secara terbuka menyatakan tekad membawa Demokrat kembali berjaya seperti era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
Usai menyerahkan berkas, Budiman mengaku bersyukur seluruh persyaratan administrasi telah diterima panitia. Namun ia masih enggan membuka peta dukungan maupun strategi politik yang tengah disiapkan.
“Tentu ada strategi khusus yang kami siapkan hingga hari H Musda nanti. Tapi untuk sekarang, yang terpenting seluruh syarat administratif sudah terpenuhi 100 persen,” katanya.
Budiman menegaskan, apabila mendapat amanah memimpin Demokrat Lampung, fokus utamanya adalah mengembalikan kejayaan partai sekaligus meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu mendatang, baik di tingkat DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD kabupaten/kota.
“Kami ingin Partai Demokrat kembali menjadi partai penguasa seperti era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dulu,” tegasnya.
Musda VI Demokrat Lampung menjadi momentum penting bagi partai untuk menentukan arah organisasi dan strategi politik menuju Pemilu 2029. Dengan lima kandidat yang telah resmi menyerahkan berkas, pertarungan memperebutkan dukungan pemilik suara diperkirakan akan semakin dinamis dalam beberapa pekan ke depan.
Kini, perhatian kader Demokrat Lampung tertuju pada tahapan verifikasi dan penjaringan dukungan yang akan menentukan siapa figur yang paling siap memimpin partai dan membawa Demokrat kembali menjadi kekuatan politik utama di Provinsi Lampung. (*).












