Groundbreaking Jalan Jabung–Labuhan Maringgai, Kemantapan Ditarget 97,82 Persen

LAMPUNG TIMUR — Pemerintah Provinsi Lampung kembali tancap gas memperbaiki infrastruktur jalan provinsi di wilayah kabupaten. Tahun 2026, fokus pembangunan diarahkan pada ruas strategis Jabung–SP Labuhan Maringgai dengan target kemantapan jalan mencapai 97,82 persen.

Program ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang digelar Jumat (10/4/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pembangunan ruas tersebut menelan anggaran sebesar Rp38,57 miliar dengan panjang penanganan mencapai 6,282 kilometer. Metode yang digunakan meliputi rigid pavement (beton) dan flexible pavement (aspal) guna memastikan daya tahan jalan lebih optimal.

Saat ini, tingkat kemantapan jalan pada ruas tersebut masih berada di angka 87,37 persen. Dengan proyek ini, pemerintah menargetkan lonjakan signifikan hingga mendekati 98 persen.

Secara keseluruhan, Pemprov Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp49,55 miliar untuk perbaikan jalan provinsi di Lampung Timur pada 2026, yang mencakup empat paket kegiatan strategis.

Sebelumnya, pada 2025, pembangunan di ruas yang sama telah dimulai dengan anggaran Rp10,8 miliar, serta didukung lima kegiatan penanganan jalan lainnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas, tetapi juga harus diiringi pemeliharaan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Tiga faktor utama penyebab kerusakan jalan menjadi perhatian serius, yakni buruknya sistem drainase, beban kendaraan berlebih (overload), serta kualitas konstruksi yang tidak memenuhi standar.

Karena itu, seluruh pelaksana proyek diwajibkan menjaga mutu pekerjaan, termasuk memastikan seluruh material seperti semen dan batu telah melalui uji laboratorium sesuai standar teknis.

Selain pembangunan fisik, pemeliharaan rutin seperti pembersihan saluran air dan optimalisasi drainase juga menjadi kunci menjaga umur jalan.

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, bersama jajaran pemerintah daerah turut hadir dalam kegiatan groundbreaking tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur.

Pembangunan jalan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas akses transportasi, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian, membuka akses pendidikan, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Lampung Timur. (***).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *