DUA MAHASISWI UNILA DITEMUKAN TEWAS

Terseret Arus di Batu Putu, Korban Ditemukan di Muara Pulau Pasaran

BANDAR LAMPUNG — Duka menyelimuti dunia kampus. Dua mahasiswi Universitas Lampung yang sebelumnya dilaporkan terseret arus di Sungai Batu Putu, kawasan Wira Garden, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (2/4/2026).

Kedua korban, Fatmawati (22) dan Bunga Rosana (22), ditemukan tim SAR gabungan di sekitar muara Pulau Pasaran, sejauh kurang lebih 7,64 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Perwakilan Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Dantim Rescuer Santosa, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara intensif sejak hari pertama dengan membagi area operasi menjadi empat sektor.

“Pencarian dilakukan secara sistematis dari lokasi kejadian hingga ke hilir dengan metode penyisiran darat dan air,” ujarnya.

Pada hari kedua operasi (H.2), sekitar pukul 11.15 WIB, tim akhirnya menemukan kedua korban di wilayah muara. Selanjutnya, jenazah langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Damkar, relawan hingga masyarakat, dikembalikan ke satuan masing-masing.

Pihak SAR juga menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur dalam proses pencarian yang berlangsung cepat dan terkoordinasi.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Jangan mengambil risiko yang dapat membahayakan jiwa,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan bahaya arus sungai yang kerap tidak terduga, sekaligus meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan civitas akademika Universitas Lampung. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *