KSOP Resmikan Kantor APBMI Lampung, Dorong Digitalisasi dan Sinergi Pelabuhan Panjang

BANDAR LAMPUNG – Momentum 40 tahun Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Lampung menjadi tonggak baru bagi dunia kepelabuhanan di Provinsi Lampung. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang, Hot Marojahan Hutapea, meresmikan kantor baru Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APBMI Lampung di Jalan Bahari No. 38, Panjang, Selasa (7/7).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan dihadiri jajaran pemangku kepentingan pelabuhan, mulai dari perwakilan Gabungan Asosiasi Pelabuhan Panjang (GASPOL), PT PTP Cabang Panjang, PT Pelindo Regional II Panjang, TKBM, Forum Komunikasi Masyarakat Panjang Bersatu (FKMPB), hingga unsur pemerintah dan aparat keamanan setempat.

Dalam sambutannya, Hot Marojahan Hutapea menegaskan bahwa keberadaan kantor baru harus menjadi awal pembenahan organisasi, tidak hanya dari sisi fasilitas, tetapi juga tata kelola operasional yang mengikuti perkembangan teknologi.

“Kita harus berbenah, bukan hanya soal gedung atau ruangan, tetapi juga tata kelola. Teknologi informasi harus menjadi bagian dari sistem kerja kita. Jika hari ini kita tidak menyentuh teknologi, suatu saat kita akan jauh tertinggal,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dan kondusivitas di Pelabuhan Panjang. Menurutnya, gangguan operasional di pelabuhan akan berdampak langsung terhadap aktivitas logistik dan perekonomian daerah.

“Mari kita utamakan kondusivitas agar operasional pelabuhan berjalan lancar. Semua unsur harus bersama-sama menjaga pelabuhan sehingga aktivitas bongkar muat tidak mengalami hambatan,” ujarnya.

Hot Marojahan menilai kantor baru APBMI Lampung memiliki lokasi yang strategis dan representatif. Ia berharap fasilitas tersebut menjadi pusat kolaborasi seluruh pelaku usaha jasa kepelabuhanan dalam meningkatkan daya saing Pelabuhan Panjang.

“Hari ini kita tidak bisa berjalan sendiri. Semua harus bersinergi. Kalau berjalan sendiri mungkin lebih cepat, tetapi kalau berjalan bersama hasilnya akan lebih besar dan berkelanjutan. Semoga Pelabuhan Panjang semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW APBMI Lampung H. Gagandem mengungkapkan rasa syukur karena pada usia ke-40 tahun, APBMI Lampung akhirnya memiliki kantor sendiri sebagai pusat kegiatan organisasi.

“Alhamdulillah, bertepatan dengan usia ke-40 APBMI Lampung, kami memiliki kantor sendiri. Semoga menjadi rumah bersama untuk berkumpul, berdiskusi, dan memperkuat kolaborasi seluruh anggota serta mitra APBMI Lampung,” ujar Gagandem.

Menurutnya, kantor baru tersebut akan menjadi ruang terbuka bagi seluruh anggota dan mitra bisnis untuk membahas berbagai persoalan operasional bongkar muat di Pelabuhan Panjang sekaligus mencari solusi bersama.

Dengan hadirnya kantor baru APBMI Lampung, sinergi antara pemerintah, operator pelabuhan, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan Pelabuhan Panjang yang modern, efisien, dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *