Legislator PAN Tegaskan Pembinaan Ideologi Pancasila Penting Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman
BANDAR LAMPUNG – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Fraksi PAN, Alimuddin, mengajak masyarakat terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi menjaga persatuan, kerukunan, dan keutuhan bangsa. Ajakan tersebut disampaikan saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) ke-I bulan Juli 2026 di Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Timur, Minggu (5/7).
Kegiatan yang merupakan agenda DPRD Kota Bandar Lampung itu dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat. Sosialisasi bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila sebagai ideologi negara sekaligus meningkatkan wawasan kebangsaan di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat.
Dalam pemaparannya, Alimuddin menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat agar menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak.
“Melalui kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini, kami berharap masyarakat terus menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Alimuddin.
Menurutnya, tantangan kehidupan berbangsa saat ini menuntut seluruh elemen masyarakat untuk semakin memperkuat rasa kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong. Karena itu, pembinaan ideologi Pancasila harus dilakukan secara berkelanjutan agar nilai-nilai luhur bangsa tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi sesi dialog interaktif. Warga tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, upaya menjaga kerukunan antarwarga, hingga pentingnya memperkuat rasa cinta tanah air.
Alimuddin berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan sehingga tidak berhenti pada tataran teori, tetapi diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
“Masyarakat harus terus menjaga kerukunan, memperkuat semangat gotong royong, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, persatuan dan kebersamaan akan tetap terjaga,” pungkasnya. (*).












