BANTENG LAMSEL PANASKAN MESIN KADERISASI

Puncak Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Gelar Pendidikan Politik dan Serahkan Ambulans untuk Masyarakat

LAMPUNG SELATAN – DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan menjadikan peringatan Bulan Bung Karno 2026 sebagai momentum memperkuat ideologi kader sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Di bawah kepemimpinan Lesty Putri Utami, partai berlambang banteng moncong putih itu menggelar Pendidikan Politik bagi seluruh pengurus DPC dan 17 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (23/6).

Kegiatan yang berlangsung di kantor DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan tersebut berlangsung penuh semangat gotong royong, kekeluargaan, dan kebangsaan. Pendidikan politik yang digelar secara terstruktur dan berkelanjutan itu bahkan disebut sebagai yang pertama dilaksanakan di antara 15 DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Tak hanya fokus pada penguatan organisasi, rangkaian kegiatan juga diwarnai aksi nyata kepedulian sosial. Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan, Lesty Putri Utami, secara simbolis menyerahkan satu unit ambulans yang akan digunakan untuk membantu pelayanan kesehatan masyarakat di berbagai wilayah Lampung Selatan.

Menurut Lesty, Bulan Bung Karno tidak boleh dimaknai sekadar seremoni tahunan, melainkan harus menjadi ruang refleksi untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kader partai harus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi rakyat, dan memberikan solusi nyata terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Penyerahan ambulans ini merupakan bentuk konkret pengabdian partai kepada rakyat,” tegas Lesty.

Mengusung tema “Setialah pada Sumbermu”, pendidikan politik tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman kader terhadap ideologi partai, nilai-nilai Pancasila, serta semangat perjuangan Bung Karno yang menjadi fondasi utama gerakan politik PDI Perjuangan.

Lesty menegaskan, kader partai harus mampu menjalankan fungsi sebagai pelayan masyarakat sekaligus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Melalui pendidikan politik ini, kader diharapkan semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan daerah, di antaranya Darmadji CP selaku Guru Kader Nasional, Mukhlis Basri, Bane Raja Manalu, Sujiyatmoko, Nurul Ikhwan, dan Dzawil Aqli. Para pemateri memberikan pembekalan mengenai ideologi Pancasila, kepemimpinan, strategi komunikasi politik, hingga pemanfaatan media sosial sebagai instrumen perjuangan politik di era digital.

Pendidikan politik ini menjadi sinyal kuat bahwa PDI Perjuangan Lampung Selatan tengah memperkuat fondasi kaderisasi menghadapi dinamika politik ke depan. Dengan menggabungkan penguatan ideologi dan pelayanan langsung kepada masyarakat, Banteng Lampung Selatan berupaya menjaga warisan perjuangan Bung Karno sekaligus membangun kedekatan yang lebih kuat dengan rakyat. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *