Indosat Gas Pol Strategi AI, Bagi Dividen Rp3,57 Triliun

RUPST Tegaskan Transformasi Jadi AI TechCo, Perkuat Ekspansi Digital Nasional

JAKARTA — PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) menegaskan arah baru bisnis berbasis kecerdasan artifisial (AI) sekaligus membukukan komitmen kuat kepada pemegang saham melalui pembagian dividen jumbo sebesar Rp3,57 triliun atau setara Rp111 per saham.

Keputusan strategis tersebut dihasilkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar 5 Mei 2026, menandai fase pertumbuhan baru perseroan di tengah dinamika ekonomi global.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan bahwa perusahaan kini fokus mempercepat implementasi strategi AI North Star sebagai motor pertumbuhan jangka panjang.

> “Fokus kami jelas, mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen,” ujarnya.

 

Indosat kini tengah bertransformasi dari perusahaan telekomunikasi konvensional menjadi AI-native telco dan memperluas peran menjadi AI TechCo. Langkah ini dilakukan dengan mengintegrasikan AI ke seluruh lini operasional, mulai dari peningkatan pengalaman pelanggan berbasis hyper-personalization hingga efisiensi belanja modal.

Tak hanya itu, Indosat juga memperkuat posisinya melalui kolaborasi global bersama NVIDIA dalam ajang NVIDIA GTC 2026, sekaligus meluncurkan platform Sahabat-AI untuk memperluas akses teknologi kecerdasan buatan di Indonesia.

Melalui strategi ini, perusahaan membangun ekosistem AI nasional berbasis sovereign AI, termasuk pengembangan AI Grid terdistribusi yang memungkinkan akses komputasi AI hingga ke berbagai daerah di Indonesia.

Di sisi tata kelola, RUPST juga menyetujui pengangkatan sejumlah direksi baru, yakni Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir, serta Seppalga Ahmad sebagai Komisaris Perseroan.

Manajemen optimistis, langkah transformasi ini akan memperkuat daya saing Indosat sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru di sektor digital, cloud, dan keamanan siber.

Dengan strategi terintegrasi tersebut, Indosat menargetkan posisi sebagai penggerak utama ekosistem AI nasional sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan bagi ekonomi Indonesia. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *