Perkuat Pengendalian Internal, PTPN IV Regional VII Genjot Implementasi ICOFR Lewat Pelatihan CSA

Oplus_16908288

Bandarlampung — Upaya memperkuat tata kelola perusahaan terus dilakukan PTPN IV Regional VII melalui pelatihan Control Self Assessment (CSA) dalam kerangka implementasi Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR). Langkah ini menjadi strategi penting untuk memastikan efektivitas sistem pengendalian internal sekaligus meningkatkan kualitas pelaporan keuangan perusahaan.

Pelatihan yang diikuti perwakilan karyawan dari berbagai unit kerja ini difokuskan pada pemahaman menyeluruh terkait mekanisme CSA serta perannya dalam mendukung implementasi ICOFR secara penuh di seluruh siklus operasional.

Region Head PTPN IV Regional VII melalui Kepala Bagian Akuntansi dan Keuangan, Mario Ellyando Zein, menegaskan bahwa perusahaan kini memasuki fase krusial dalam implementasi sistem tersebut.

“Sejalan dengan pelaksanaan implementasi ICOFR secara full cycle, saat ini kita telah memasuki tahapan krusial dalam memastikan efektivitas sistem pengendalian internal atas pelaporan keuangan,” ujarnya dalam siaran persnya, Rabu (15/4).

Ia menekankan bahwa CSA bukan sekadar formalitas administratif, melainkan proses sistematis untuk mengidentifikasi, menilai, dan memastikan seluruh kontrol berjalan efektif serta mampu memitigasi risiko.

“Ini menjadi bagian penting dalam memperkuat prinsip Good Corporate Governance, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan,” tambahnya.

Lebih lanjut, hasil pelaksanaan CSA dijadwalkan akan dilaporkan kepada Badan Pengawas BUMN pada akhir April 2026 sebagai bagian dari Peta Jalan ICOFR.

“Sebagai bagian dari PTPN III yang termasuk BUMN Sistemik A Tier 1, kita memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas pelaporan pada level konsolidasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubdiv Risiko Strategic & Korporasi, Wawan Irawan, menjelaskan bahwa CSA merupakan bagian dari pengujian efektivitas aktivitas pengendalian yang telah dirancang berdasarkan standar operasional perusahaan.

“CSA adalah bentuk testing terhadap aktivitas pengendalian. Kita memastikan seluruh proses berjalan sesuai desain dan SOP yang berlaku,” ungkapnya.

Ia menambahkan, implementasi ICOFR bertujuan membangun kepercayaan pemangku kepentingan terhadap kualitas laporan keuangan perusahaan.

“Dengan ICOFR, kita ingin memastikan laporan yang dihasilkan memiliki tingkat keandalan tinggi dan dapat dipercaya oleh stakeholder,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini, PTPN IV Regional VII menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pengendalian internal, mendorong tata kelola perusahaan yang lebih modern, serta memastikan setiap proses bisnis berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai standar.

Implementasi CSA dalam kerangka ICOFR diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendukung transformasi perusahaan sekaligus memperkuat peran strategis BUMN dalam perekonomian nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *