Perkuat Ranting dan Relawan, Konsolidasi Jadi Kunci
BANDAR LAMPUNG – Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung memantapkan langkah konsolidasi internal dengan menargetkan perolehan 8 kursi di DPRD Kota pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029 mendatang.
Komitmen tersebut ditegaskan Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Firmansyah Y. Alfian, dalam kegiatan Konsolidasi dan Penyamaan Visi bersama calon formatur DPC se-Kota Bandar Lampung yang digelar di Rumah PAN, Telukbetung Utara, Kamis (2/4/2026).
“Target ini harus menjadi langkah konkret seluruh jajaran. Setiap DPC wajib memiliki strategi jelas untuk mencapai perolehan suara yang telah ditetapkan,” ujar Firmansyah.
Dalam forum tersebut, para calon formatur DPC diuji kesiapan dan strategi mereka dalam memperkuat basis suara hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS). Firmansyah bahkan menantang setiap calon untuk mampu meraih minimal 4.000 suara di wilayah masing-masing.
Penguatan struktur hingga tingkat ranting menjadi fokus utama. Salah satu calon formatur DPC Sukarame, Subhan, menyatakan kesiapannya membentuk jaringan ranting di setiap daerah pemilihan serta mengembangkan relawan sebagai ujung tombak pemenangan.
“Kami siap membentuk ranting di setiap dapil dan memperkuat relawan untuk mencapai target suara,” ujarnya.
Senada, Sekretaris DPD PAN Bandar Lampung, Erwansyah, menekankan pentingnya pemetaan wilayah, khususnya di daerah dengan potensi suara besar seperti Tanjungsenang.
“Masih banyak TPS yang belum terjangkau relawan. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan perolehan suara ke depan,” katanya.
Sementara itu, calon formatur lainnya, Surmalia, menegaskan komitmennya untuk tetap membesarkan PAN dengan membangun kepengurusan yang solid dan satu visi hingga tingkat akar rumput.
DPD PAN Bandar Lampung menilai soliditas pengurus, kekuatan ranting, serta jaringan relawan yang terorganisir akan menjadi kunci utama dalam memenangkan kontestasi politik mendatang.
Melalui konsolidasi berkelanjutan hingga 7 April 2026, PAN optimistis mampu memperkuat basis elektoral dan meningkatkan daya saing di Pemilu 2029. (***)












