Variabel Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Tidak Hanya Populer, Tapi disukai Rakyat Indonesia

Kebersamaan, Presiden Joko Widodo, dan Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ganjar Pranowo sertai didampingi oleh Menteri Pertahanan RI Bapak Prabowo Subianto. Saat melaksanakan kegiatan Panen Raya di Kebumen Jawa Tengah pada tanggal 08 Maret 2023. Banyak menuai sorotan publik, Masyarakat menilai Presiden Joko Widodo sedang memberikan sinyal dukungan kepada bakal capres-cawapres pasangan Ganjar pranowo dan Prabowo Subianto, untuk maju pada kontestasi Pilpres 2024.

Seringkali Bapak Presiden Joko Widodo, memberikan dukungan nya kepada 2 tokoh ini, yakni kepada Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Yakni pada beberapa kesempatan saat :
1. Pada 22 Mei 2022, Presiden Joko widodo bilang ” Urusan Politik Ojo Kesusu, Sek. Jangan tergesa-gesa, Meskipun Orang yang kita dukung dia ada disini.. (Ganjar Pranowo)

2. Pada 2 November 2022, Pak Presiden Joko Widodo memberikan sinyal dukungan ke Prabowo Subianto, beliau berkata ” Sejak awal, Kok restu restu, sejak awal saya mendukung beliau (Prabowo Subianto) kemudian berkata
” Mohon maaf, pak Prabowo kelihatan nya setelah ini Jatah Pak Prabowo… ”

3.Pada 26 November 2022, Presiden Jokowi Widodo kembali memberikan sinyal dukungan kepada Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan di Salah satu acara, beliau mengatakan ” Perlu saya sampaikan bahwa Pemimpin yang memikirkan Rakyat itu kelihatan dari wajah dan Rambutnya ” (Ganjar Pranowo / Rambut Putih)

Banyak Skema Yang mungkin dari beberapa sinyal Presiden Joko Widodo tersebut, bisa saja
1. Ganjar Pranowo ( Capres) – Prabowo Subianto ( Cawapres)
2. Prabowo Subianto ( Capres) – Ganjar Pranowo ( Cawapres)

Masyarakat Awam dan Hasil Survei di Banyak Lembaga menginginkan, Ganjar Pranowo sebagai Capres, serta didampingi Bapak Prabowo Subianto sebagai Cawapres. Apalagi bila juni 2023 besok, Ganjar Pranowo mendapat restu dari Ketua Umum PDI-Perjuangan yakni, Ibu Megawati Soekarnoputri, untuk maju bertugas sebagai Capres di pilpres 2024, apabila dihitung dari persentase perolehan kursi di parlemen, sulit sekali untuk (Bargaining posisi) manuver tawar menawar bagi pihak Prabowo Subianto, untuk paksakan skema yang ke dua, yakni Prabowo ( Capres) dan Ganjar ( Cawapres), mengingat koalisi yang terbangun didominasi PDI-P.

Pemilihan Presiden Republik Indonesia, yang jatuh sudah sah pada14 Februari 2024 Disepakati DPR, Pemerintah, dan Penyelenggara Pemilu. Dewan Perwakilan Rakyat, Pemerintah, dan penyelenggara pemilihan umum (pemilu) sepakat penyelenggaraan pemungutan suara pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, serta anggota DPD RI dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 14 Februari. Pemilu adalah sarana bagi rakyat untuk memilih, menyatakan pendapat melalui suara, berpartisipasi sebagai bagian penting dari negara sehingga turut serta dalam menentukan haluan negara. Negara Indonesia menjunjung tinggi hak-hak warga negara Indonesia.

Apriyan Sucipto – Pemerhati Polsosbud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *