SPKLU Melesat Saat Lebaran, Konsumsi Listrik Tembus 73.919 kWh di Lampung

Bandarlampung — Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi titik lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Provinsi Lampung. Tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik mendorong penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) meningkat tajam.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mencatat, selama periode siaga Ramadan dan Idul Fitri pada 14–29 Maret 2026, terjadi sebanyak 3.090 transaksi pengisian daya dengan total konsumsi listrik mencapai 73.919 kWh. Dari jumlah tersebut, jarak tempuh kendaraan listrik diperkirakan mencapai 110.878 kilometer.

Angka ini melonjak drastis dibandingkan periode Idul Fitri 2025 yang hanya mencatat 949 transaksi dengan konsumsi listrik sebesar 19.222 kWh. Lonjakan ini menandakan akselerasi penggunaan kendaraan listrik yang semakin kuat di tengah masyarakat.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan pemudik, PLN UID Lampung menyiagakan 67 unit EV charger di 40 lokasi strategis. Infrastruktur tersebut dirancang dengan jarak antar-SPKLU rata-rata sekitar 22 kilometer, sehingga memudahkan pengguna EV menjangkau titik pengisian daya, baik di jalur utama mudik maupun kawasan perkotaan.

Tak hanya itu, PLN juga menyiapkan tiga unit SPKLU mobile di titik-titik strategis guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan pengisian daya di lapangan.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menegaskan bahwa peningkatan ini menjadi indikator tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.

“Ini menjadi bukti bahwa masyarakat semakin yakin menggunakan kendaraan listrik. Kami terus berkomitmen memastikan ketersediaan infrastruktur SPKLU yang andal dan merata, terutama pada momen penting seperti Idul Fitri,” ujarnya dalam siaran persnya, Senin (6/4).

PLN juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Fitur Trip Planner membantu pengguna merencanakan rute perjalanan dengan informasi lokasi SPKLU, sementara fitur AntreEV memungkinkan pengguna memantau antrean pengisian daya secara real time.

Salah satu pengguna EV, Andre, mengaku merasakan langsung kemudahan tersebut saat melakukan perjalanan mudik.

“SPKLU sekarang makin banyak dan mudah diakses. Pengisian daya juga cepat dan tidak perlu antre lama, jadi perjalanan terasa lebih nyaman,” katanya.

PLN UID Lampung memastikan akan terus memperluas jaringan SPKLU dan meningkatkan kualitas layanan guna mendukung ekosistem kendaraan listrik yang andal. Tren pertumbuhan ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya percepatan transisi menuju energi bersih di Indonesia. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *