Selain Oknum Kadis, ASN di Lamteng dan Bandaralampung Diduga Langgar Netralitas ASN

Bandarlampung – Dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyerat Kadis Pariwisata Pesisir Barat (Pesibar) INS munculkan informasi baru.

Berdasarkan hasil investigasi awal dan pengembangan Bawaslu Pesibar, didapati empat ASN lainnya bersama INS juga ikut menghantarkan kegiatan Penyerahan Berkas Pencalonan Ketua Parisada Lampung Tengah Ketut Suhendra sebagai Bakal Calon Anggota DPR RI di Kantor DPD PDIP Provinsi Lampung.

Mereka adalah WSW (Guru SMK 5 Bandar Lampung, NSK (Pengawas SMA Lampung Tengah), WSD (Guru SMA N Rumbia Lampung Tengah), dan KSW (Kepala Sekolah SMP 1 Seputih Banyak Lampung Tengah).

Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat, Abd. Kodrat S mengatakan, berdasarakan hasil investigasi awal dan pengembangan pihaknya mendapatkan informasi baru.

“Keterangan INS akan kami kaji, namun dilain kesempatan pihak kami juga mendapatkan informasi awal bahwa adanya dugaan keikut sertaan ASN lain di kegiatan tersebut,” katanya, Rabu (5/10).

Diduga, kata Abd Kodrat, ada oknum ASN lain yang ikut hadir saat acara tersebut, ada yang bertugas di Lampung Tengah dan bertugas di Bandar Lampung Lampung.

“Kita sudah mengantongi nama-namanya, yang akan kita teruskan kepada Bawaslu Provinsi Lampung,” tukasnya.

Sebelumnya, Bawaslu kabupaten Pesisir Barat telah meminta keterangan dari salah Pejabat Daerah Kabupaten Pesisir Barat yang juga sebagai Kepala Dinas berinisial INS, Senin (3/10).

Permintaan keterangan ini sebagai tindak lanjut dari Surat penerusan Bawaslu Provinsi Lampung perihal adanya dugaan pelanggaran Netralitas Aparatur Sipil Negara yang ditemukan oleh Bawaslu Kota Bandar Lampung.

Abdul Kodrat S, SH.,MH., CM Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat mengatakan, “Kita sudah melakukan pemanggilan, namun karena yang bersangkutan sedang dinas luar dan berada di luar kota jadi kita meminta keterangannya melalui via media online zoom meeting,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima wartawan, Selasa (4/10).

Dalam keterangan nya, INS mengaku hadir dan menghantarkan langsung Ketut Suwendra ke kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung untuk mendaftarkan diri sebagai bacaleg DPR RI, kedatangan nya di terima langsung oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Sutono. INS mengaku tidak sengaja hadir karena melihat umat Bali berkumpul.

“Dalam keterangan INS mengaku tidak sengaja hadir dan menghantarkan Ketut Suwendra selaku ketua PHDI Kabupaten Lampung Tengah mendaftarkan diri sebagai bacaleg DPR RI pada penjaringan PDI Perjuangan karena melihat umat Bali berkumpul” ujar Kodrat.

Hadir dalam zoom tersebut ketua bawaslu pesisir barat Irwansyah, SHI dan Heri Kiswanto, S,Sos.I selaku anggota

Saat ini memang masih dalam ranah investigasi awal, sebagai pemenuhan bahan kajian Bawaslu Pesisir Barat sebelum dilakukan rekomendasi.

“Bawaslu Pesisir Barat akan melakukan kajian terhadap bukti – bukti dan keterangan yang bersangkutan untuk selanjutnya dilakukan pleno lalu akan di teruskan kepada pejabat yang berwenang” tambah Kodrat. (D1).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *