Bandar Lampung — PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Bandar Lampung menyelenggarakan Workshop Review dan Penyusunan Rencana Jangka Panjang Unit (RJPU) lebih dari lima tahun, penyusunan Rencana Strategis dan Roadmap RJPU lebih dari 10 tahun, serta Profil Risiko Tahun 2026 pada 19–21 Januari 2026 di Kota Bandar Lampung.
Workshop ini bertujuan mengevaluasi rencana jangka panjang unit yang telah berjalan sekaligus menyusun arah kebijakan dan strategi pengembangan unit pembangkitan secara berkelanjutan dan terintegrasi. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran manajemen serta pegawai terkait yang berperan dalam perencanaan, pengelolaan risiko, dan pengembangan bisnis di lingkungan PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung.
Selama pelaksanaan workshop, peserta melakukan pembahasan mendalam mengenai kondisi eksisting unit, proyeksi kinerja operasional, tantangan dan peluang ke depan, serta penetapan strategi dan roadmap pengembangan jangka menengah hingga jangka panjang. Penyusunan Profil Risiko Tahun 2026 juga menjadi fokus utama guna mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi potensi risiko yang dapat memengaruhi pencapaian target kinerja perusahaan.
Proses penyusunan dokumen ini didampingi langsung oleh Manajer PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung, yang memberikan arahan strategis serta memastikan seluruh tahapan perencanaan disusun berdasarkan kondisi aktual, proyeksi kinerja ke depan, serta tantangan dan peluang yang dihadapi unit.
“Workshop ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan rencana jangka panjang unit dengan strategi perusahaan, sekaligus memastikan setiap program yang disusun memiliki arah yang jelas, terukur, dan mampu menjawab tantangan ke depan,” ujar Ali Anwar, Manajer PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung.
Melalui pendampingan manajemen dan keterlibatan aktif seluruh peserta, hasil workshop ini diharapkan menjadi pedoman yang kuat dalam pengambilan keputusan, pengembangan unit, serta pencapaian target kinerja secara berkelanjutan.
PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung berkomitmen untuk terus memperkuat perencanaan strategis yang adaptif, terukur, dan selaras dengan kebijakan perusahaan, sekaligus mendukung penerapan manajemen risiko yang efektif.
Kegiatan ini diharapkan menghasilkan dokumen perencanaan dan profil risiko yang komprehensif sebagai landasan pengambilan keputusan manajemen serta upaya peningkatan kinerja dan keberlanjutan operasional PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung di masa mendatang. (*).












