BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya mendukung penuh program strategis nasional melalui penguatan sektor kelautan, pendidikan vokasi, dan pelayanan kesehatan guna mempercepat kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan saat Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke sejumlah lokasi strategis di Provinsi Lampung, Jumat (8/5).
Dalam kunjungan itu, Wapres meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Desa Margasari di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, yang dilaporkan telah mencapai progres 100 persen dan dijadwalkan segera diresmikan Presiden Prabowo Subianto.
Selain sektor kelautan, Wapres juga meninjau SMK Negeri 4 Bandar Lampung, RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo, serta Sekolah Rakyat 35 Bandar Lampung untuk memastikan program prioritas pemerintah pusat berjalan optimal di daerah.
Di sela kunjungan, Gubernur Mirza menyampaikan usulan strategis terkait penguatan program vokasi migran, khususnya percepatan pelaksanaan tes kemampuan bahasa Jepang level N4 di Lampung.
“Selama ini tes bahasa Jepang dilakukan di Jakarta atau Palembang. Kami meminta agar bisa dilaksanakan di Lampung, karena banyak lulusan SMA yang sudah mengikuti kelas vokasi migran dan membutuhkan sertifikasi untuk bekerja ke Jepang,” ujar Mirza.
Menurutnya, kebutuhan tenaga pengajar bahasa Jepang di Lampung juga masih menjadi kendala. Dari kebutuhan sekitar 85 guru, saat ini baru tersedia sekitar 60 tenaga pengajar.
“Ini menjadi tantangan yang harus segera diatasi agar program vokasi migran berjalan maksimal dan bisa membuka peluang kerja lebih luas bagi anak-anak muda Lampung,” katanya.
Mirza mengungkapkan, Wakil Presiden merespons positif usulan tersebut dan berkomitmen mendorong percepatan realisasinya sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia daerah.
Kunjungan kerja Wapres dinilai menjadi simbol kuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat implementasi program pembangunan nasional, terutama di sektor ekonomi kerakyatan, pendidikan keterampilan, dan layanan publik.
Pemprov Lampung berharap berbagai program strategis tersebut dapat membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta memperkuat kualitas pelayanan masyarakat di daerah. (*).












