Gaungkan Empat Pilar MPR RI, Mukhlis Basri Ajak Perkuat Kepedulian Sosial

Perbanyak Ibadah dan Hindari Euforia Berlebihan Saat Idulfitri

Bandar Lampung — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mukhlis Basri, menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR RI pada selasa 17 Maret 2026 pada materinya dengan menekankan pentingnya menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara nyata di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Pekon Kegeringan Kecamatan Batu Brak Lampung Barat tersebut, Dihadapan ratusan undangan termasuk Anggota DPRD Lampung Barat Ahmad Ali Akbar dan Ketua PAC Alisan Jaya beserta pengurus Partai lainnya, Mukhlis Basri mengajak masyarakat memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian sosial, terutama di bulan penuh berkah.

“Ramadhan adalah waktu terbaik untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila, mulai dari gotong royong hingga kepedulian terhadap sesama. Ini yang harus terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mukhlis.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan sisa bulan Ramadhan, khususnya beberapa malam terakhir ini, dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT agar dapat meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.

“Di sisa Ramadhan ini, mari kita tingkatkan ibadah, perbanyak doa, dan memperbaiki diri. Semoga kita semua dipertemukan dengan Lailatul Qadar yang sangat didambakan umat Muslim,” katanya.

Tak hanya itu, Mukhlis juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada tetangga yang membutuhkan bantuan.

“Jangan lupa untuk saling peduli, terutama kepada tetangga dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Nilai kemanusiaan ini adalah bagian dari pengamalan Pancasila,” tegasnya.

Di penghujung kegiatan, ia mengimbau masyarakat agar tidak berlebihan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri. Ia menyoroti kebiasaan menyalakan petasan, mercon, dan kembang api yang berpotensi membahayakan.

“Jangan rayakan Idulfitri dengan euforia berlebihan yang justru bisa membahayakan. Petasan dan kembang api dapat memicu kebakaran dan mengganggu ketertiban,” ujarnya.

Mukhlis menegaskan bahwa Idulfitri seharusnya dirayakan dengan penuh kesederhanaan dan semangat kebangsaan.

“Rayakan Idulfitri dengan semangat Pancasila dan berlandaskan UUD 1945. Kembali ke fitrah, kembali ke nilai-nilai luhur bangsa,” pungkasnya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *