Sosialisasi IPWK, Fandi Tjandra Ajak Masyarakat Pentingnya Menjaga Pancasila

Bandar Lampung – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Fandi Tjandra, SE menggelar sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ( IPWK ) di Kelurahan Perwata, Kecamatan Teluk Betung Timur’, Senin (13/3).

Kegiatan yang dihadiri kurang lebih seratus orang tersebut, menghadirkan narasumber politisi Palgunadi, STP dan Dosen Universitas Lampung, Widya Rizky Putri, M.S, A.K . Turut hadir Ketua PAC PDI Perjuangan Teluk Betung Timur Hi Johan Arifin.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung mengajak masyarakat betapa pentingnya menjaga Pancasila.

“Karena Pancasila sebagai Ideologi negara dapat mempersatukan bangsa Indonesia. Pancasila penting untuk menjaga keutuhan NKRI” paparnya.

Oleh karena itu, sebagai kader PDI Perjuangan yang konsisten menjaga Pancasila juga mengajak masyarakat untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila.

“Menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Saling toleransi beragama antar tetangga itulah contoh kecil pengamalan nilai-nilai Pancasila” harap politisi besutan Ibu Hj Megawati Soekarnoputri.

Sementara itu narasumber Widya Rizky Putri, M.S, A.K menyampaikan betapa bersyukurnya bangsa Indonesia memiliki Ideologi Pancasila.

“Selain Pancasila mempersatukan bangsa Pancasila juga menjamin kebebasan kita beragama,” ujar wanita berhijab sambil tersenyum manis.

Menurutnya, Ideologi Pancasila perlu terus-menerus di sosialisasikan kepada masyarakat.

“Hal ini dimaksudkan agar masyarakat mudah memahami dengan harapan dapat lebih diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas putri dari Anggota DPRD Kota Bandar Lampung.

Nara sumber lainnya, Palgunadi, STP menyebut wawasan kebangsaan merupakan cara pandang warga negara tentang Indonesia sebagai satu kesatuan yang utuh.

“Tidak terpecah-pecah walapun berbeda-beda tapi tetap satu. Itulah pengamalan Pancasila sila ke tiga Persatuan Indonesia,” ulas Mantan Anggota DPRD Lampung.

Saat ini lanjut Palgunadi STP, wawasan kebangsaan mengalami ancaman melalui budaya asing, salah satunya budaya khilafah.

“Untuk itu kita harus membentengi diri kita dengan Pancasila agar dapat memfilter masuknya budaya asing yang ingin merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” tegasnya lagi. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *