GAGANDEN: SELAMAT, JUSWANDI KRISTANTO KEMBALI PIMPIN APBMI

LAMPUNG – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Lampung, Drs. H. Gaganden, menyampaikan ucapan selamat dan rasa syukur atas terpilihnya kembali Capt. H. Juswandi Kristanto sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) APBMI periode 2026–2031.

Juswandi kembali dipercaya memimpin organisasi perusahaan bongkar muat tersebut secara aklamasi untuk periode kedua dalam Musyawarah Nasional (Munas) IX APBMI 2026 yang berlangsung di Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Gaganden menilai terpilihnya kembali Juswandi merupakan bukti kepercayaan anggota terhadap kepemimpinan dan kinerja yang telah dijalankan selama periode sebelumnya. Kepercayaan tersebut diharapkan menjadi modal kuat untuk membawa APBMI semakin maju, profesional, dan mampu memperjuangkan kepentingan seluruh anggotanya.

“Selamat dan sukses kepada Capt. Juswandi Kristanto yang kembali dipercaya memimpin DPP APBMI periode 2026–2031. Semoga diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah untuk memajukan organisasi,” ujar Gaganden di sela-sela Munas IX APBMI.

Menurutnya, kepemimpinan periode kedua harus menjadi momentum untuk melanjutkan program-program positif yang telah berjalan, memperkuat konsolidasi organisasi, serta meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam tata kelola asosiasi.

Gaganden berharap seluruh kebijakan organisasi dijalankan secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Profesionalisme harus menjadi dasar dalam setiap pengambilan kebijakan. Program kerja yang telah berjalan dengan baik perlu dilanjutkan dan ditingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan seluruh anggota,” tegasnya.

### PERJUANGKAN KEPENTINGAN ANGGOTA

Lebih lanjut, Gaganden menekankan pentingnya memperkuat peran APBMI dalam menjembatani kepentingan perusahaan bongkar muat dengan pemerintah, khususnya terkait regulasi dan kebijakan di sektor kepelabuhanan.

Menurutnya, regulasi yang kondusif dan berpihak pada iklim usaha yang sehat sangat diperlukan agar perusahaan bongkar muat dapat terus berkembang, menjaga keberlangsungan usaha, serta meningkatkan daya saing di tengah dinamika industri maritim nasional.

Ia juga mendorong APBMI memperluas kolaborasi dan menjaga kemitraan strategis dengan Badan Usaha Pelabuhan (BUP), serta memperkuat kerja sama dengan berbagai asosiasi maritim lainnya.

“APBMI harus terus membangun komunikasi dan kemitraan yang baik dengan pemerintah, BUP, serta seluruh asosiasi maritim. Kolaborasi ini penting untuk mewujudkan ekosistem kepelabuhanan yang efisien, produktif, dan berdaya guna,” ungkapnya.

Gaganden optimistis pengalaman Juswandi dalam memimpin organisasi menjadi modal penting untuk memperkuat posisi APBMI di tingkat nasional. Selain menjaga kesinambungan program kerja, kepemimpinan baru diharapkan mampu melahirkan terobosan yang menjawab tantangan industri bongkar muat.

Ia menambahkan, konsolidasi organisasi, peningkatan prestasi, serta perluasan dampak positif bagi anggota harus menjadi prioritas dalam lima tahun mendatang.

“Harapan kami, APBMI semakin solid, semakin profesional, dan semakin kuat dalam memperjuangkan kepentingan perusahaan bongkar muat di seluruh Indonesia. Dengan sinergi dan kemitraan yang baik, organisasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor kepelabuhanan dan industri maritim nasional,” pungkas Gaganden.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *