Bantuan Sapras Dorong Produktivitas Petani, Perkokoh Ketahanan Pangan Daerah
PRINGSEWU – Sinergi antara sektor perbankan, pemerintah daerah, dan kelompok tani kembali diperkuat melalui penyerahan bantuan sarana dan prasarana (sapras) kepada Klaster Tani Bawang Merah Pajaresuk, Kabupaten Pringsewu, Jumat (17/7). Bantuan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Lampung.
Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Ketua Klaster Tani Bawang Merah Pajaresuk. Kegiatan dihadiri Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Pringsewu Aga Karisma, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Wakil Bupati Pringsewu dr. Umi Laila, S.K.M., M.M., jajaran pemerintah daerah, serta para petani.
Pemimpin Cabang BRI Pringsewu Aga Karisma menegaskan, dukungan terhadap klaster pertanian merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui sektor pertanian yang produktif.
“BRI tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi mitra strategis petani. Bantuan sarana dan prasarana ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat usaha tani, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani bawang merah di Pajaresuk,” ujar Aga.
Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M. mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara pemerintah dan BRI. Menurutnya, penguatan klaster pertanian menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing komoditas unggulan Lampung.
“Ketahanan pangan hanya bisa terwujud melalui kolaborasi. Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh program yang mampu meningkatkan produktivitas petani, memperkuat ekonomi desa, dan menjadikan sektor pertanian sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Jihan.
Sementara itu, Wakil Bupati Pringsewu dr. Umi Laila, S.K.M., M.M. berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan hasil panen dan pendapatan petani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI atas kepeduliannya terhadap petani di Pringsewu. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi petani untuk terus meningkatkan produksi bawang merah dan menjadikan Pajaresuk sebagai klaster pertanian yang semakin maju dan mandiri,” ujar Umi Laila.
Program penguatan Klaster Tani Bawang Merah Pajaresuk menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, dunia perbankan, dan masyarakat, sektor pertanian diharapkan semakin tangguh, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi Kabupaten Pringsewu maupun Provinsi Lampung. (*).












