BANDAR LAMPUNG — Potensi kebakaran akibat listrik masih menjadi ancaman serius di tengah masyarakat. Untuk itu, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mengimbau warga agar lebih waspada terhadap penggunaan listrik yang tidak aman.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menegaskan bahwa sebagian besar kasus kebakaran dipicu oleh instalasi listrik yang tidak sesuai standar hingga penggunaan peralatan listrik secara berlebihan.
“Listrik sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, namun harus digunakan dengan aman. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah risiko kebakaran akibat listrik melalui langkah-langkah sederhana,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Sebagai langkah preventif, PLN UID Lampung merilis 12 tips penting yang dapat diterapkan masyarakat, di antaranya:
Tidak mengutak-atik kWh meter selain oleh petugas resmi PLN
Segera melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau Call Center 123
Menggunakan instalasi dan peralatan berstandar SNI
Menghindari kabel rusak, sambungan tidak standar, dan colokan berlebih
Menggunakan MCB dan ELCB sesuai kapasitas
Mematikan peralatan listrik saat tidak digunakan
Menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah
Mengedukasi anak agar tidak bermain dengan listrik
Melakukan pemeriksaan rutin instalasi listrik
PLN juga mengingatkan pentingnya menggunakan jasa teknisi bersertifikat dalam pemasangan maupun perbaikan instalasi listrik guna meminimalisir risiko.
Dengan edukasi ini, PLN berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan keselamatan penggunaan listrik di lingkungan rumah tangga.
“Pencegahan lebih baik daripada penanganan. Mari kita jaga bersama keselamatan keluarga dan lingkungan dengan penggunaan listrik yang aman dan bijak,” tutup Rizky. (*)












