KOPDES DISOROT, IMM AJAK WARGA AWASI

Jangan Sampai Koperasi Desa Merah Putih Jadi Ladang Oknum

BANDARLAMPUNG — Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mengawasi pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih agar tetap berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Seruan ini mencuat menyusul adanya indikasi persoalan dalam tata kelola serta pembangunan koperasi desa yang dinilai berpotensi merugikan masyarakat luas.

“Partisipasi masyarakat sangat penting sebagai bentuk kontrol sosial. Jangan sampai koperasi yang seharusnya menjadi alat pemberdayaan ekonomi justru disalahgunakan oleh oknum tertentu,” tegas DPD IMM Lampung.

IMM menilai, keterlibatan publik menjadi kunci untuk mencegah praktik-praktik tidak sehat, mulai dari penyalahgunaan wewenang, minimnya transparansi keuangan, hingga dugaan permainan dalam pengelolaan koperasi.

Dalam pernyataannya, DPD IMM Lampung menegaskan empat langkah penting. Pertama, mengajak masyarakat berani melaporkan kejanggalan dalam pembangunan dan pengelolaan Kopdes. Kedua, mendorong keterbukaan informasi dari pengurus koperasi kepada anggota. Ketiga, meminta pemerintah desa serta dinas terkait memperkuat fungsi pengawasan. Keempat, menyatakan kesiapan IMM menjadi mitra masyarakat dalam mengawal koperasi desa agar tetap berpihak kepada rakyat.

Selain itu, IMM juga menginstruksikan seluruh pimpinan cabang di kabupaten/kota se-Lampung untuk turut terlibat aktif dalam pengawasan. Bahkan, jika ditemukan praktik yang merugikan masyarakat, IMM menyatakan siap mengambil langkah tegas hingga turun ke jalan.

“Transparansi adalah hal utama. Kami mendengar adanya isu-isu tidak sehat dalam pembangunan Kopdes Merah Putih. Karena itu, seluruh elemen harus terlibat mengawasi,” lanjutnya.

DPD IMM Lampung menegaskan, pengawasan bersama merupakan kunci menjaga koperasi desa tetap sehat, bersih, dan benar-benar memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *