Gelar Empat Pilar MPR, Mukhlis Basri Ajak Warga Rayakan Idulfitri Guyub dan Soroti Jalan Tol Rusak

Bandar Lampung — Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mukhlis Basri, mengajak masyarakat memperkuat nilai kebangsaan melalui momentum Idulfitri 1447 H. Hal tersebut disampaikan dalam pemberian materi Sosialisasi Empat Pilar MPR yang digelar di Pekon Kenali Kecamatan Belalau Lampung Barat, Selasa (17/3).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat, H. Parosil Mabsus, tokoh masyarakat dan para kader partai tersebut, Mukhlis Basri—yang juga merupakan mantan Bupati Lampung Barat dua periode menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat merayakan hari kemenangan.

“Idulfitri harus menjadi momentum memperkuat persatuan. Mari kita rayakan dengan penuh kebersamaan, guyub, saling memaafkan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila,” ujar Mukhlis.

Selain menyampaikan materi kebangsaan, ia juga menyinggung kesiapan infrastruktur menjelang arus mudik Lebaran 2026. Mukhlis memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang dinilai sigap memperbaiki ruas jalan dan berkomitmen menghadirkan jalan provinsi bebas lubang.

“Saya mengapresiasi langkah cepat Pemprov Lampung dalam memperbaiki jalan. Ini penting untuk kenyamanan dan keselamatan pemudik,” katanya.

Namun demikian, ia juga melontarkan kritik terhadap kondisi sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya ruas Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) dan Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), yang menurutnya masih ditemukan kerusakan dan lubang di beberapa titik.

“Masih ada ruas tol yang rusak dan berlubang, ini sangat membahayakan pemudik. Tol seharusnya menjadi jalur yang aman dan nyaman, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Mukhlis bahkan mengusulkan agar tarif tol di dua ruas tersebut dibebaskan sementara selama masa arus mudik Lebaran.

“Saya minta agar tarif tol di ruas tersebut bisa digratiskan selama mudik Lebaran. Ini bentuk tanggung jawab atas kondisi jalan yang belum sepenuhnya layak,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Mukhlis mengimbau masyarakat yang akan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Keselamatan adalah yang utama. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, patuhi aturan lalu lintas, dan jangan memaksakan diri saat lelah,” pesannya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *