Bandar Lampung — Menjelang arus mudik dan arus balik Ramadan serta Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Lampung meninjau langsung kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah titik strategis, khususnya di jalur Jalan Tol Trans Sumatra yang menjadi lintasan utama pemudik menuju Pulau Sumatera.
Inspeksi dilakukan di sejumlah rest area dan lokasi SPKLU untuk memastikan seluruh infrastruktur kendaraan listrik siap melayani pemudik yang melintas di Provinsi Lampung, yang berperan sebagai gerbang utama Pulau Sumatera.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan pihaknya memastikan kesiapan fasilitas pengisian kendaraan listrik sekaligus menjaga keandalan sistem kelistrikan selama periode mudik Lebaran 2026.
“Peningkatan transaksi SPKLU yang cukup signifikan menunjukkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus tumbuh. Karena itu, kami memastikan kesiapan SPKLU di sepanjang jalur tol serta keandalan pasokan listrik agar pemudik pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman selama periode Ramadan dan Idulfitri,” ujar Rizky.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PLN UID Lampung telah menyiapkan 67 unit SPKLU yang tersebar di 40 lokasi di seluruh wilayah Lampung. Selain itu, PLN juga menyiapkan 3 unit SPKLU Emergency guna mengantisipasi kondisi darurat apabila pengguna kendaraan listrik membutuhkan pengisian daya di luar titik SPKLU yang tersedia.
Data PLN menunjukkan penggunaan SPKLU di Lampung meningkat pesat dalam dua tahun terakhir. Pada 2024 tercatat 3.360 transaksi pengisian dengan konsumsi energi 58.672 kWh. Angka tersebut melonjak tajam pada 2025 menjadi 15.659 transaksi dengan konsumsi energi mencapai 358.303 kWh.
Selain memastikan kesiapan SPKLU, PLN juga melakukan pengecekan keandalan jaringan distribusi listrik yang menyuplai fasilitas pengisian kendaraan listrik, termasuk kesiapan peralatan pendukung serta petugas di lapangan.
Dalam rangka masa siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PLN UID Lampung juga menyiapkan posko siaga kelistrikan dengan personel yang bersiaga 24 jam untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik sekaligus memastikan pelayanan tetap optimal bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran. (*)












