Safari Ramadan PTPN IV Regional VII: Perkuat Komunikasi Bisnis, Santuni 130 Anak Yatim di Sumsel

Sumatera Selatan — PTPN IV Regional VII melalui jajaran Operation Head menggelar Safari Ramadan 1447 H/2026 M di wilayah operasional Sumatera Selatan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi internal perusahaan, tetapi juga dirangkai dengan santunan anak yatim dan bantuan rumah ibadah sebagai wujud kepedulian sosial.

Operation Head PTPN IV Regional VII, Budi Susio, menegaskan Safari Ramadan merupakan bagian dari corporate action perusahaan dalam memperkuat komunikasi bisnis serta menjaga sinergi operasional antarunit kebun.

“Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi momentum silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat komunikasi bisnis dan sinergi operasional antarunit kerja. Kami ingin memastikan kinerja operasional berjalan selaras dengan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi forum dialog antara manajemen regional dan jajaran kebun untuk membahas tantangan operasional, peluang pengembangan usaha, hingga strategi peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja. Melalui komunikasi terbuka dan konstruktif, perusahaan berupaya menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif, profesional, dan adaptif.

Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, perusahaan menyalurkan santunan kepada 130 anak yatim di sejumlah desa sekitar wilayah kebun, yakni Dusun 4 Panang Jaya (55 anak), Desa Gunung Megang Dalam (17 anak), Desa Gunung Megang Luar (20 anak), Desa Penanggiran (21 anak), dan Desa Panang Jaya (17 anak). Penyaluran dilakukan secara langsung dengan melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada sejumlah rumah ibadah di Kecamatan Gunung Megang, meliputi Masjid Al Muhajirin, Masjid Raudhatun Nasihin, Masjid Babul Jannah, Masjid Baitul Muttaqin, serta Mushola Al Ikhlas.

Budi menambahkan, santunan dan bantuan tersebut merupakan implementasi nyata nilai-nilai perusahaan yang menekankan integritas, kepedulian, dan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Momentum Ramadan dinilai menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat nilai spiritual di lingkungan kerja. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga hubungan harmonis dengan karyawan, masyarakat, dan pemangku kepentingan di wilayah operasional.

Masyarakat setempat menyambut positif kegiatan tersebut. Kehadiran perusahaan dinilai tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan membangun kepercayaan sebagai mitra pembangunan daerah.

Ke depan, Safari Ramadan diharapkan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai strategi memperkuat komunikasi bisnis, meningkatkan kepedulian sosial, serta berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya saing. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *