Raih Best Improvement 2025, PTPN IV Regional VII Ganjar Pemanen Berprestasi

Lampung Selatan — Kebun Rejosari PTPN IV Regional VII menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Best Improvement 2025. Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan transformasi kinerja, disiplin operasional, dan budaya perbaikan berkelanjutan yang dijalankan seluruh insan perkebunan. Sebagai bentuk apresiasi, manajemen memberikan penghargaan kepada para pemanen terbaik yang menjadi ujung tombak peningkatan produktivitas perusahaan.

Penghargaan diserahkan langsung dalam acara yang dihadiri Region Head PTPN IV Regional VII Denny Ramadhan, Operation Head Budi Susilo, Manajer Kebun Rejosari Ferry Rosadiansyah, jajaran manajemen, staf, mandor, dan karyawan.

Region Head PTPN IV Regional VII Denny Ramadhan menegaskan penghargaan Best Improvement 2025 merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen kebun yang berhasil menunjukkan peningkatan kinerja signifikan dibanding unit lainnya.

“Penghargaan ini bukan milik satu orang atau satu bagian, melainkan hasil kerja bersama seluruh tim. Keberhasilan ini harus menjadi budaya, bukan sekadar pencapaian sesaat. Semangat improvement harus terus hidup dalam setiap aspek pekerjaan,” ujar Denny.

Menurutnya, para pemanen memiliki peran strategis dalam menjaga produktivitas perusahaan sehingga layak mendapat penghargaan atas dedikasi dan konsistensi yang ditunjukkan selama ini.

“Saya berharap Kebun Rejosari terus menjadi role model bagi kebun-kebun lain di Regional VII, baik dalam produktivitas, efisiensi, disiplin kerja, maupun implementasi budaya perusahaan,” tambahnya.

Sementara itu, Operation Head PTPN IV Regional VII Budi Susilo menyebut penghargaan yang diraih Kebun Rejosari membuktikan bahwa perubahan yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan peningkatan kinerja yang nyata.

“Prestasi harus dijaga, produktivitas harus terus ditingkatkan, dan budaya kerja yang baik harus dipertahankan. Penghargaan ini bukan garis akhir, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar untuk mencapai target yang lebih tinggi,” kata Budi.

Manajer Kebun Rejosari Ferry Rosadiansyah menyampaikan rasa bangga atas kerja keras seluruh karyawan yang telah membawa kebun tersebut meraih penghargaan bergengsi di lingkungan perusahaan.

“Tidak ada keberhasilan tanpa kerja sama, disiplin, dan komitmen seluruh tim. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa ketika kita memiliki tujuan yang sama dan bekerja dengan semangat kebersamaan, hasil luar biasa dapat dicapai,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, manajemen juga memberikan penghargaan kepada para pemanen terbaik. Salah satunya adalah Sahono dari Afdeling I yang mencatat produktivitas tertinggi sepanjang tahun 2025.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi saya dan keluarga. Namun pencapaian ini tidak lepas dari dukungan mandor, rekan kerja, dan seluruh tim di lapangan. Semoga menjadi motivasi bagi seluruh pemanen untuk terus bekerja disiplin dan memberikan hasil terbaik bagi perusahaan,” tutur Sahono.

Keberhasilan Kebun Rejosari meraih Best Improvement 2025 sekaligus menjadi bukti bahwa budaya apresiasi, kolaborasi yang kuat, dan semangat perbaikan berkelanjutan mampu mendorong peningkatan kinerja perusahaan. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh unit kerja PTPN IV Regional VII dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing perusahaan secara berkelanjutan. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *