PLTA Besai Bina Ibu PKK Dwikora, 1.000 Bibit Hortikultura Disalurkan
LAMPUNG UTARA — PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung melalui unit PLTA Besai resmi meluncurkan Program Ratu Tani 2026 dengan menggelar Pelatihan Budidaya Tanaman Hortikultura bagi kelompok Ibu PKK Desa Dwikora, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (4/3).
Program yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini menandai komitmen perusahaan tak hanya menjaga pasokan listrik andal, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.
Sebagai bentuk dukungan nyata, PLTA Besai menyalurkan 1.000 bibit hortikultura lengkap dengan pupuk organik, arang sekam, polybag, hingga sedimen sebagai media tanam. Pelatihan teknis dibawakan langsung oleh tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Bukit Kemuning. Para peserta dibekali keterampilan mengolah media tanam dan teknik perawatan tanaman agar optimal meski di lahan terbatas atau pekarangan rumah.
Menariknya, program ini juga memanfaatkan limbah sedimen dari area reservoir PLTA Besai sebagai campuran media tanam. Sedimen yang sebelumnya menumpuk di area disposal kini diolah menjadi bernilai guna, setelah melalui pengujian kelayakan bersama akademisi.
Manager PLTA Besai, Heri Priyanto, menegaskan program Ratu Tani dirancang berkelanjutan dengan skema pendampingan intensif.
“Setelah pelatihan dan pemberian bantuan ini, ibu-ibu PKK tidak akan dilepas begitu saja. Kami telah menyiapkan tim untuk melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkala. Hal ini dilakukan agar program membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Heri.
Ia menambahkan, hasil budidaya akan dipantau hingga Agustus 2026 dan akan digelar perlombaan hasil panen terbaik sebagai bentuk apresiasi sekaligus stimulus kemandirian pangan desa.
“Rencananya pada bulan Agustus nanti akan kami gelar perlombaan hasil budidaya terbaik. Ini merupakan stimulus agar semangat menanam dan kemandirian pangan di Desa Dwikora terus terjaga,” tambahnya.
Kepala Desa Dwikora, Martina Sari, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai kehadiran PLTA Besai memberi dampak langsung bagi pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan desa.
Ketua PKK Desa Dwikora, Jumita, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN NP PLTA Besai dan tim PPL. Bantuan bibit dan ilmu ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami merasa diperhatikan karena tidak hanya diberi bibit, tapi juga diajari cara merawatnya,” ungkapnya.
Melalui sinergi korporasi, tenaga ahli pertanian, dan aparatur desa, Program Ratu Tani 2026 diharapkan menjadi tonggak penguatan ekonomi keluarga sekaligus kemandirian pangan di Lampung Utara. (*).












