BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Kopda Marinir (Anm) Muhammad Mahfudi, prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur saat menjalankan tugas penanganan bencana longsor di wilayah Jawa Barat, Sabtu (28/02/2026).
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung, Muhammad Firsada, mewakili Gubernur Lampung hadir langsung melayat ke rumah duka dan menyampaikan belasungkawa serta penghormatan atas pengabdian almarhum.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Almarhum gugur dalam tugas kemanusiaan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Firsada.
Sebelumnya, jenazah almarhum disambut melalui upacara militer di Bandar Udara Radin Inten II. Prosesi penyambutan dilaksanakan secara militer dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung bersama unsur TNI dan Polri sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada prajurit yang gugur dalam tugas negara.
Upacara penyambutan jenazah dipimpin Paslog Brigif 4 Marinir/BS yang bertindak sebagai inspektur upacara. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut sebagai simbol penghargaan atas dedikasi dan loyalitas almarhum kepada bangsa dan negara.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Perumahan Griya Ellok, Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung untuk disemayamkan sebelum dimakamkan secara militer di TPU Beringin Raya.
Kehadiran Pemerintah Provinsi Lampung bersama unsur Forkopimda dalam prosesi penghormatan terakhir ini menjadi wujud nyata kepedulian dan apresiasi atas pengabdian prajurit TNI yang telah mengorbankan jiwa dan raga dalam menjalankan tugas kemanusiaan. (*).












