Musancab VI PDI Perjuangan Pesawaran Tegaskan Penguatan Struktur Menuju 2029
Pesawaran – Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Winarti, menegaskan bahwa kader partai harus terus bekerja untuk rakyat dan tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan utama. Posisi legislatif maupun eksekutif, menurutnya, hanyalah bonus dari kerja-kerja partai dan kepercayaan rakyat.
“Jangan pernah berpikir jabatan adalah tujuan. Eksekutif dan legislatif adalah bonus, yang utama adalah kerja nyata untuk rakyat,” tegas Winarti saat membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) ke-VI PDI Perjuangan se-Kabupaten Pesawaran, Minggu (14/02/2026).
Winarti yang juga Bupati Tulang Bawang periode 2017–2022 itu hadir bersama jajaran DPD, di antaranya Budhi Condrowati, Yanuar Irawan, Watoni Noerdin, dan Piego Wilyasa. Turut hadir anggota DPRD Lampung Dapil III Andy Robi, anggota DPR RI Dapil Lampung I Mukhlis Basri, serta perwakilan DPC kabupaten/kota.
Srikandi pertama yang menjabat Ketua Banteng Lampung ini mengajak seluruh kader di Pesawaran mendukung pembangunan daerah dengan semangat gotong royong dan tetap menjaga etika politik.
“Kita harus mendukung pembangunan di Kabupaten Pesawaran. Perbedaan pendapat dalam politik harus disampaikan secara santun dan membangun,” ujarnya.
Dalam rangkaian pembukaan Musancab, Winarti didampingi Sekretaris Palgunadi dan Bendahara Kostiana menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesawaran periode 2025–2030. Penyerahan SK tersebut menjadi simbol penguatan struktur partai di tingkat kabupaten.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesawaran, Aria Guna, S.Sos.I., MM, menegaskan Musancab bukan sekadar agenda organisasi, melainkan bagian dari konsolidasi menuju agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.
“Seluruh struktur partai harus aktif turun ke tengah masyarakat, membantu persoalan di akar rumput. Seperti pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kepemimpinan sejati adalah yang mampu menangis dan tertawa bersama rakyat,” ujar Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pesawaran itu.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan nama baik partai di semua tingkatan.
“Tantangan ke depan tidak ringan. Kita harus menjawabnya dengan bukti kerja nyata di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Dalam Musancab tersebut, terpilih 11 Ketua PAC se-Kabupaten Pesawaran, masing-masing dari Gedong Tataan, Way Lima, Punduh Pidada, Padang Cermin, Negeri Katon, Tegineneng, Way Ratai, Teluk Pandan, Marga Punduh, Kedondong, dan Way Khilau.
Musancab VI ini menandai penguatan mesin partai di tingkat akar rumput sebagai fondasi konsolidasi menuju kontestasi politik mendatang. (*).












