PAN Bandar Lampung Panaskan Mesin Partai, Bidik 8 Kursi DPRD 2029

Bandar Lampung — Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung memantapkan langkah menuju Pemilu 2029 melalui Musyawarah Cabang (Muscab) DPC yang digelar penuh semangat di Rumah PAN, Sabtu (18/4/2026). Konsolidasi ini menjadi titik tolak kebangkitan partai dengan target ambisius meraih 8 kursi DPRD Kota.

Sejumlah tokoh hadir dalam agenda strategis tersebut, di antaranya Yusirwan, Firmansyah Y Alfian, Edison Hajar, serta Marfen Effendi.

Ketua DPD PAN Bandar Lampung, Firmansyah Y Alfian, menegaskan Muscab menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas dan arah perjuangan partai ke depan.

“Ini momentum terbaik agar PAN Bandar Lampung lebih maju dan terdepan. Proses muscab sudah panjang, dan keputusan formatur dari DPW harus dijalankan dengan amanah. Kita siap untuk menang,” tegasnya.

Firmansyah mengungkapkan, PAN menargetkan minimal 8 kursi DPRD Kota Bandar Lampung dan 2 kursi DPRD Provinsi Lampung pada Pemilu 2029.

“Pengurus DPC harus hadir di tengah masyarakat dan memberi manfaat nyata. Target kita jelas, minimal 8 kursi DPRD Kota,” ujarnya.

Senada, Anggota Fraksi PAN DPRD Lampung, Yusirwan, mengingatkan seluruh kader agar bekerja serius dan solid dalam mencapai target tersebut.

“Partai ini bisa besar atau mundur tergantung kita semua. Kalau tidak bekerja serius, target 8 kursi tidak akan tercapai. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul,” katanya.

Sementara itu, Ketua MPP PAN Bandar Lampung, Edison Hajar, menegaskan kemenangan hanya bisa diraih dengan kerja keras dan pergerakan nyata seluruh kader.

“Kader siap PAN menang jangan hanya jadi slogan. Kita tidak akan menang kalau hanya diam. Semua harus bergerak dan siap tempur,” ujarnya.

Selain konsolidasi politik, PAN Bandar Lampung juga menunjukkan aksi nyata di tengah masyarakat. Firmansyah menyebut kader PAN turun langsung membantu korban banjir di sejumlah wilayah seperti Kalibalau, Gatuntang, dan Pasir Gintung.

“Ini bukti bahwa PAN tidak hanya bicara politik, tetapi hadir membantu masyarakat. Solidaritas dan pengabdian harus terus kita jaga,” pungkasnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *