1.800 ATLET SERBU GUBERNUR LAMPUNG CUP II
BANDAR LAMPUNG – Semangat melahirkan generasi atlet berprestasi bergema dalam Gubernur Lampung Cup II Taekwondo Championship 2026. Sekitar 1.800 atlet dan tim dari berbagai daerah ambil bagian dalam kejuaraan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, 15–17 Mei 2026.
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan hadir dalam opening ceremony, Sabtu (16/5/2026), sebagai bentuk dukungan legislatif terhadap penguatan pembinaan olahraga dan pencarian bibit atlet potensial di Lampung.
Yanuar berharap kejuaraan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi menjadi bagian dari proses panjang mencetak atlet yang mampu mengharumkan nama Lampung di tingkat nasional hingga internasional.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan lancar, baik, dan sesuai harapan, serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa yang akan datang,” ujar Yanuar.
1.800 ATLET, AJANG JARING BIBIT
Kejuaraan bertema “Prestasi Bersatu di Bumi Ruwa Jurai” itu diikuti atlet dari seluruh kabupaten/kota di Lampung serta sejumlah provinsi lain, antara lain Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Jawa Barat dan Jawa Timur.
Para peserta bertanding dalam berbagai kategori, mulai kelas pemula hingga kelas prestasi. Persaingan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi pelatih dan pengurus olahraga untuk mengidentifikasi atlet muda yang memiliki potensi untuk dikembangkan ke jenjang lebih tinggi.
Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Lampung Ali Hanafiah menilai kejuaraan tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat pembinaan taekwondo di Lampung.
Menurutnya, kompetisi dengan peserta dalam jumlah besar memberikan ruang bagi atlet untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan menghadapi lawan dari berbagai daerah.
BUKAN SEKADAR BERTANDING
DPRD Lampung menilai pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan. Kompetisi menjadi salah satu instrumen penting untuk menguji kemampuan sekaligus membentuk mental juara.
Karena itu, dukungan terhadap olahraga prestasi perlu dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pemerintah, DPRD, KONI, induk cabang olahraga, klub, pelatih, orang tua hingga masyarakat.
Gubernur Lampung melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Biro Organisasi Provinsi Lampung Hery Sadli juga mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kejuaraan.
Gubernur menegaskan, Gubernur Lampung Cup II menjadi bukti konsistensi daerah dalam mengembangkan pembinaan olahraga sekaligus memperkuat posisi Lampung sebagai daerah yang mampu menjadi tuan rumah event olahraga berskala besar.
Selain mengejar prestasi, kejuaraan juga diharapkan memperkuat silaturahmi antardaerah dan menanamkan nilai sportivitas kepada para atlet.
MENUJU INDONESIA EMAS 2045
DPRD Lampung berharap geliat olahraga prestasi di daerah terus berkembang. Atlet yang tampil dalam kejuaraan seperti Gubernur Lampung Cup II diharapkan mendapat pembinaan lanjutan sehingga mampu naik ke level nasional bahkan internasional.
Yanuar menegaskan, investasi pada olahraga berarti pula investasi pada sumber daya manusia. Atlet muda yang dibina sejak dini tidak hanya dipersiapkan untuk meraih medali, tetapi juga dibentuk menjadi generasi yang disiplin, tangguh dan memiliki karakter kompetitif.
Kejuaraan ini pun menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju Indonesia Emas 2045, ketika generasi muda hari ini diharapkan menjadi kekuatan utama bangsa.
Dengan 1.800 atlet yang berlaga, Gubernur Lampung Cup II menjadi bukti bahwa potensi olahraga, khususnya taekwondo, memiliki basis pembinaan yang besar. Tantangannya kini adalah memastikan talenta-talenta tersebut tidak berhenti di podium kejuaraan lokal, tetapi terus dibina hingga mampu menembus panggung nasional dan dunia. (*).












