Surahman Kembangkan Usaha 15 Tahun, Plafon Kupedes BRI Naik Jadi Rp250 Juta
BANDAR LAMPUNG — Perjalanan Surahman membuktikan bahwa usaha kecil yang dikelola secara konsisten dapat tumbuh menjadi bisnis dengan jangkauan pasar lebih luas. Memulai usaha perdagangan buah secara sederhana di Pasar Tugu sejak 2011, Surahman kini berkembang menjadi supplier buah-buahan bagi sejumlah hotel dan rumah sakit di Bandar Lampung.
Perkembangan tersebut tidak terjadi secara instan. Bersama keluarga, Surahman membangun usahanya secara bertahap, mulai dari melayani pembeli secara eceran hingga dipercaya memenuhi kebutuhan buah dalam jumlah lebih besar.
Dalam mengembangkan usahanya, Surahman memperoleh dukungan permodalan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui BRI Unit Pasar Tugu. Pada tahap awal, ia mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar Rp50 juta yang digunakan untuk menunjang kebutuhan usaha dan meningkatkan kemampuan penyediaan stok.
Seiring meningkatnya permintaan, kebutuhan modal kerja pun ikut bertambah. Saat ini, Surahman memperoleh fasilitas Kupedes BRI dengan tenor 60 bulan. Plafon pembiayaan yang sebelumnya sebesar Rp210 juta meningkat menjadi Rp250 juta.
Tambahan modal tersebut menjadi bagian dari upaya Surahman memperluas kapasitas usaha sekaligus menjaga ketersediaan buah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Dari Eceran Menjadi Supplier
Surahman mengatakan perjalanan usahanya dibangun secara bertahap. Dari lapak sederhana di Pasar Tugu, ia terus berupaya menjaga kualitas buah, ketersediaan stok dan pelayanan kepada pelanggan.
Kini, pasar yang dilayaninya tidak lagi terbatas pada konsumen eceran. Sejumlah hotel dan rumah sakit di Bandar Lampung menjadi bagian dari jaringan pelanggan yang membutuhkan pasokan buah secara rutin.
Dalam perjalanan tersebut, Surahman juga mendapatkan pendampingan dari Mantri BRI Chaliq Moeslym. Pendampingan dilakukan untuk melihat perkembangan usaha sekaligus menyesuaikan kebutuhan pembiayaan dengan kapasitas bisnis nasabah.
Pemimpin Cabang BRI Kanca Teluk Betung, Hutama Wiranegara Gunawan, mengatakan kisah Surahman menggambarkan perjalanan pelaku usaha mikro yang berkembang secara bertahap melalui kerja keras dan pengelolaan usaha yang konsisten.
“BRI terus berkomitmen memberikan dukungan kepada pelaku usaha melalui akses pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan usaha. Kami berharap pembiayaan yang diterima nasabah dapat dimanfaatkan secara produktif untuk menjaga dan mengembangkan usahanya,” ujar Hutama.
Menjaga Kepercayaan Pelanggan
Memasuki sekitar 15 tahun perjalanan bisnis, Surahman bersama keluarga terus menjaga keberlangsungan usaha dengan memperhatikan kualitas produk, ketersediaan stok dan pelayanan.
Perubahan skala usaha dari pedagang buah eceran menjadi supplier menunjukkan bagaimana peluang pasar dapat berkembang seiring dengan kemampuan pelaku usaha membangun kepercayaan pelanggan.
Dukungan pembiayaan Kupedes menjadi salah satu instrumen yang membantu Surahman memenuhi kebutuhan modal kerja seiring meningkatnya skala bisnis.
BRI Kanca Teluk Betung pun terus mendorong pelaku usaha mikro untuk mengembangkan kapasitas bisnisnya melalui pembiayaan produktif dan pendampingan, sehingga usaha yang dirintis dari skala kecil dapat tumbuh dan naik kelas. (*).












