DARI GEROBAK JADI RUKO DUA LANTAI, BANG YADI KINI RAUP OMZET Rp2 JUTA SEHARI

Berawal dari Agen BRILink di Parkiran Pasar Panjang, Usaha Berkembang hingga Hadirkan Mini Playground

BANDAR LAMPUNG — Berawal dari gerobak sederhana di area parkir Pasar Panjang pada 2017, Mohammad Sumaryadi, yang akrab disapa Bang Yadi, berhasil mengembangkan usaha Agen BRILink Tiara Barokah hingga menempati ruko dua lantai. Tak hanya melayani transaksi keuangan, ia juga mengembangkan usaha odong-odong dan mini playground dengan omzet mencapai sekitar Rp2 juta per hari.

Perjalanan Bang Yadi menjadi gambaran bahwa keterbatasan modal bukan akhir dari sebuah perjuangan. Dengan ketekunan, keberanian mengambil peluang, dan pengelolaan usaha secara bertahap, bisnis yang dirintis dari skala kecil kini berkembang menjadi sumber penghidupan keluarga sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Berlokasi di Panjang Utara, Bandar Lampung, Bang Yadi memulai usaha Agen BRILink dengan fasilitas sederhana. Bersamaan dengan itu, ia menjalankan usaha odong-odong kecil untuk menambah penghasilan.

Dari dua usaha tersebut, ia perlahan membangun fondasi bisnis dengan melihat kebutuhan masyarakat sekitar. Layanan transaksi keuangan melalui Agen BRILink menjadi salah satu kegiatan usaha yang dijalankannya, sementara odong-odong dan mini playground menambah pilihan layanan bagi pelanggan, terutama keluarga yang membawa anak-anak.

### PINJAMAN BERTAHAP, USAHA TERUS MELESAT

Dalam perjalanan mengembangkan bisnis, Bang Yadi memperoleh akses pembiayaan dari BRI secara bertahap. Pinjaman pertamanya sebesar Rp15 juta, kemudian meningkat menjadi Rp25 juta pada pinjaman kedua, Rp100 juta pada pinjaman ketiga, dan Rp200 juta pada pinjaman keempat. Saat ini, plafon pinjamannya mencapai Rp250 juta.

Dukungan pembiayaan tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu Bang Yadi memperkuat kapasitas usaha dan memanfaatkan peluang bisnis yang semakin terbuka.

Perkembangan itu terlihat dari perubahan tempat usahanya. Jika dahulu hanya mengandalkan gerobak sederhana di area parkir pasar, kini Agen BRILink Tiara Barokah telah beroperasi di ruko dua lantai dengan layanan usaha yang lebih beragam.

### OMZET Rp2 JUTA SEHARI, BUKA LAPANGAN KERJA

Bang Yadi tidak hanya mengandalkan layanan Agen BRILink. Usaha odong-odong yang dirintis sejak awal turut dikembangkan hingga menghadirkan mini playground sebagai daya tarik tambahan.

Strategi mengembangkan beberapa jenis usaha tersebut menjadi upaya untuk menangkap peluang ekonomi di lingkungan sekitar sekaligus memperluas sumber pendapatan.

Kini, usahanya mencatat omzet sekitar Rp2 juta per hari. Selain menopang kegiatan ekonomi keluarga, usaha tersebut juga mempekerjakan dua karyawan untuk membantu operasional sehari-hari.

Capaian itu menunjukkan bahwa pengembangan usaha mikro berpotensi memberikan dampak lebih luas, mulai dari peningkatan pendapatan hingga penciptaan kesempatan kerja bagi masyarakat.

### BRI UNIT PANJANG DUKUNG PENGEMBANGAN USAHA

Perjalanan Bang Yadi turut mendapat dukungan layanan perbankan dari BRI Unit Panjang. Mantri BRI, Rizky Immawan El Amiobo, menjadi bagian dari hubungan kemitraan antara BRI dan nasabah dalam perjalanan pengembangan usaha tersebut.

Pemimpin Cabang BRI Kanca Teluk Betung, Hutama Wiranegara Gunawan, melalui komitmen BRI dalam mendukung sektor UMKM, mendorong pelaku usaha untuk terus mengembangkan potensi bisnis dengan memanfaatkan akses pembiayaan dan layanan perbankan sesuai kebutuhan.

Dukungan pembiayaan, menurut komitmen BRI terhadap pengembangan UMKM, diarahkan untuk membantu pelaku usaha produktif memperkuat kapasitas bisnis, memperluas peluang pasar, dan meningkatkan daya saing.

Melalui jaringan unit kerja, termasuk BRI Unit Panjang, BRI berupaya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat serta mendukung perkembangan usaha mikro yang berpotensi tumbuh lebih besar.

### BUKTI KESUKSESAN DIBANGUN DARI PROSES

Perjalanan Mohammad Sumaryadi menjadi pelajaran bahwa kesuksesan usaha tidak terjadi dalam semalam. Dari gerobak sederhana, ia membangun bisnis sedikit demi sedikit hingga memiliki tempat usaha dua lantai, mengembangkan layanan, dan mempekerjakan karyawan.

Ketekunan membaca peluang, keberanian mengembangkan usaha, serta pemanfaatan pembiayaan sesuai kebutuhan menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Kisah Bang Yadi diharapkan dapat menginspirasi pelaku UMKM lainnya untuk tidak menyerah pada keterbatasan awal. Dengan perencanaan yang baik, pengelolaan keuangan yang disiplin, dan pemanfaatan akses perbankan secara bijak, usaha kecil memiliki peluang untuk berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Dari parkiran pasar hingga ruko dua lantai, perjalanan Bang Yadi menunjukkan bahwa usaha sederhana pun dapat tumbuh ketika peluang dimanfaatkan dan proses dijalani dengan konsisten. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *