BRI Unit Sumur Batu Dukung Pembiayaan Usaha hingga Rp170 Juta, Kini Manfaatkan QRIS
BANDAR LAMPUNG — Berawal dari usaha rental PlayStation (PS), Ria Meilani kini mengembangkan bisnisnya ke sektor perdagangan kebutuhan pokok melalui warung sembako. Perjalanan usaha yang dirintis secara bertahap ini turut didukung akses pembiayaan dan layanan perbankan BRI Unit Sumur Batu.
Berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Gang Sri Rezeki Nomor 40, Kelurahan Kupang Teba, Bandar Lampung, Ria terus memperluas usahanya dengan melihat peluang pasar di lingkungan sekitar. Dari bisnis rental PS, ia merambah penjualan sembako untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus memperluas sumber pendapatan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upayanya menjaga keberlangsungan usaha dan membuka peluang pertumbuhan bisnis yang lebih besar.
### PEMBIAYAAN MENINGKAT, USAHA TERUS BERKEMBANG
Dalam perjalanan mengembangkan bisnisnya, Ria memperoleh dukungan pembiayaan dari BRI. Pada fasilitas pinjaman pertama, ia mendapatkan plafon sebesar Rp130 juta. Seiring perkembangan kebutuhan usaha, plafon pada fasilitas pinjaman kedua meningkat menjadi Rp170 juta.
Akses pembiayaan tersebut menjadi salah satu penopang bagi Ria dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Pemanfaatan layanan perbankan sesuai kebutuhan diharapkan dapat membantu pelaku usaha mikro memperkuat kapasitas bisnis serta menjaga kelancaran kegiatan operasional.
Kisah Ria memperlihatkan bagaimana pelaku usaha mikro dapat mengembangkan bisnis secara bertahap dengan memanfaatkan peluang pasar dan akses terhadap layanan keuangan formal.
### ADOPSI QRIS, IKUTI PERKEMBANGAN DIGITAL
Tak hanya memperluas jenis usaha, Ria juga mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi pembayaran. Usahanya kini dilengkapi layanan *Quick Response Code Indonesian Standard* (QRIS) untuk memberikan alternatif pembayaran nontunai kepada pelanggan.
Pemanfaatan QRIS menjadi langkah untuk mengikuti perubahan kebiasaan transaksi masyarakat yang semakin akrab dengan pembayaran digital. Dengan pilihan pembayaran yang lebih beragam, pelanggan dapat bertransaksi secara praktis sesuai kebutuhan.
Digitalisasi transaksi juga menjadi bagian dari upaya pelaku UMKM menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, sekaligus memperluas pemanfaatan layanan keuangan dalam aktivitas usaha sehari-hari.
### BRI DORONG UMKM NAIK KELAS
Pemimpin Cabang BRI Kantor Cabang Teluk Betung, Hutama Wiranegara Gunawan, melalui komitmen BRI dalam mendukung sektor usaha mikro, mendorong pelaku UMKM untuk terus mengembangkan potensi bisnis dengan memanfaatkan pembiayaan dan layanan perbankan yang sesuai kebutuhan.
Melalui jaringan unit kerja, termasuk BRI Unit Sumur Batu, BRI berupaya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat dan pelaku usaha. Peran Mantri BRI, Dea Aristian, turut menjadi bagian dari hubungan kemitraan perbankan dengan nasabah dalam mendukung perjalanan usaha mereka.
Dukungan terhadap pelaku UMKM tidak hanya berkaitan dengan akses pembiayaan, tetapi juga pemanfaatan layanan perbankan digital yang relevan dengan kebutuhan bisnis.
BRI terus mendorong pengembangan usaha produktif melalui layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menunjang kegiatan usaha dan memperkuat daya saing.
### KETEKUNAN DAN ADAPTASI JADI KUNCI
Perjalanan Ria Meilani dari rental PS hingga mengembangkan warung sembako menjadi gambaran bahwa peluang usaha dapat dibangun secara bertahap. Keberanian melihat peluang, ketekunan mengelola bisnis, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.
Dengan memanfaatkan akses pembiayaan secara bijak dan mengadopsi sistem pembayaran digital, pelaku usaha mikro memiliki peluang untuk memperkuat bisnis serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
Kisah Ria sekaligus menjadi gambaran pentingnya sinergi antara pelaku usaha dan lembaga perbankan dalam mendukung pertumbuhan UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah. (*).












