BANDARLAMPUNG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menginstruksikan seluruh kader partai bergerak serentak membela rakyat yang mengalami ketidakadilan. Di tengah ketidakpastian global dan nasional, kader diminta hadir langsung di tengah masyarakat dan merespons persoalan rakyat secara cepat.
Instruksi tersebut disampaikan Hasto saat memimpin konsolidasi internal PDI Perjuangan se-Lampung di Akar Hotel, Bandarlampung, Jumat malam (30/10/2026). Konsolidasi ini menjadi bagian dari penataan organisasi sekaligus persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Dalam kunjungan kerjanya, Hasto didampingi politikus PDI Perjuangan Guntur Romli. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti, jajaran pengurus DPD, ketua, sekretaris, dan bendahara DPC se-Lampung, Wakil Kepala Bidang Pemilu DPC, serta anggota DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi Lampung, dan DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, di antaranya Mukhlis Basri dan I Ketut Suwendra.
Hasto menegaskan, kekuatan partai tidak cukup hanya bertumpu pada struktur organisasi di tingkat atas. Penguatan hingga tingkat ranting menjadi kunci agar kader mampu menjangkau masyarakat dan merespons persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.
“Melalui konsolidasi internal, PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk menempatkan penataan organisasi sekaligus keberpihakan nyata pada rakyat kecil sebagai fokus utama perjuangan partai ke depan,” ujar Hasto kepada awak media, didampingi Winarti, Mukhlis Basri, I Ketut Suwendra, serta Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan Merik Havit.
Menurut Hasto, keberadaan kader di tengah masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika warga menghadapi musibah maupun situasi yang membutuhkan bantuan. Ia mencontohkan respons DPD PDI Perjuangan Lampung dalam menyikapi aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).
Hasto mengapresiasi langkah cepat kader di Lampung yang turun langsung ke lapangan untuk merespons kondisi tersebut. Baginya, kepedulian terhadap masyarakat harus menjadi bagian penting dari kerja organisasi partai.
“Ketika rakyat mendapat musibah, partai harus bergerak cepat membantu masyarakat,” tegas Hasto, yang telah menjabat Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan selama tiga periode.
Konsolidasi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya soliditas organisasi, perluasan jangkauan kader, serta penguatan kerja politik berbasis masyarakat. PDI Perjuangan Lampung menargetkan penataan struktur yang lebih terkoordinasi agar kader dapat menjalankan fungsi organisasi sekaligus merespons kebutuhan masyarakat.
Dengan penguatan organisasi hingga tingkat ranting dan dorongan untuk membela masyarakat yang mengalami ketidakadilan, konsolidasi ini menjadi bagian dari langkah PDI Perjuangan menyiapkan mesin partai menghadapi kontestasi politik mendatang. (TIM)












