KOMITMEN KEBERLANJUTAN DAN KETERBUKAAN PUBLIK DIAPRESIASI
MAKASSAR — Komitmen PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) dalam menjalankan bisnis berkelanjutan dan memperkuat transparansi publik mendapat pengakuan. PTPN I berhasil meraih penghargaan **Sustainability Pioneer** dalam ajang PWI Sulsel Awards 2026.
Penghargaan yang diberikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan tersebut diserahkan bersamaan dengan pengukuhan Pengurus PWI Sulsel masa bakti 2026–2031 di Sandeq Ballroom, Claro Hotel, Makassar, Sabtu (17/10/2026).
Apresiasi ini diberikan atas komitmen perseroan menerapkan praktik bisnis berkelanjutan serta keterbukaan informasi mengenai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR).
Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, menegaskan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperluas manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.
“Bagi PTPN I, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari angka capaian bisnis, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dirasakan publik. Kami terus mendorong program yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, berdampak sosial nyata, dan mendukung kelestarian lingkungan,” ujar Aris.
Menurutnya, keberlanjutan merupakan bagian penting dari transformasi bisnis perusahaan. PTPN I terus mendorong optimalisasi aset, peningkatan produktivitas, hilirisasi, serta penguatan tata kelola perusahaan yang baik atau *good corporate governance* (GCG).
Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat kontribusi sektor perkebunan nasional terhadap ketahanan pangan dan energi, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.
**CSR DORONG KEMANDIRIAN MASYARAKAT**
Sejalan dengan transformasi bisnis, program TJSL PTPN I difokuskan pada pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Program tersebut diarahkan untuk menciptakan nilai tambah ekonomi dan mendorong kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.
Perseroan juga menempatkan keterbukaan informasi dan publikasi media sebagai bagian penting dari akuntabilitas pelaksanaan program sosial dan lingkungan.
Aris menilai komunikasi korporasi tidak cukup hanya menyampaikan aktivitas perusahaan, tetapi juga harus menjadi sarana membangun kepercayaan publik melalui informasi yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Komunikasi korporasi bukan sebatas menyampaikan kegiatan, melainkan jembatan membangun kepercayaan publik melalui informasi yang terbuka. Di sinilah kemitraan dengan insan pers memiliki peran strategis,” tambahnya.
**PWI TEKANKAN PROFESIONALISME WARTAWAN**
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menekankan pentingnya profesionalisme wartawan di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi komunikasi.
Ia mengingatkan insan pers agar tetap berpegang pada prinsip kebenaran, akurasi, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menghasilkan karya yang berkualitas serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Insan pers harus senantiasa berpegang pada kebenaran, akurasi, dan Kode Etik Jurnalistik agar karya yang dihasilkan bermartabat serta berpihak pada kepentingan publik,” tegas Akhmad Munir.
Penghargaan PWI Sulsel Awards 2026 ini menjadi momentum bagi PTPN I untuk memperkuat integrasi antara pertumbuhan bisnis, tanggung jawab sosial, pelestarian lingkungan, dan keterbukaan informasi.
Ke depan, keberlanjutan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh capaian operasional, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta membangun hubungan yang transparan dan akuntabel dengan seluruh pemangku kepentingan. (*)












